JP RADAR NGANJUK Di tengah maraknya tren minuman sehat, sebuah inovasi unik muncul dari akun Instagram @dindaalamanda_: Acar Kolang Kaling Fermentasi. Berbeda dengan manisan kolang kaling biasa, varian yang sedang viral ini menawarkan manfaat ganda sebagai sumber kolagen alami dan probiotik, sekaligus menjadi pilihan detoks yang menyegarkan.
Resep Simpel m yang dibagikan Dinda Alamanda menampilkan kolaborasi cerdas antara bahan tradisional dan teknik fermentasi modern.
Bahan:
500 gr Kolang Kaling/Beluluk
1 bh Jus Nanas
½ sdt Garam
3 som Madu
10 bh Jeruk Kalamansi/Lemon secukupnya
Cara membuat:
Remas Kolang kaling pakai garam, cuci bersih min 2x lalu bilas dengan air matang dan tiriskan
Blender 1 buah nanas segar setelah itu masukkan kolang kali dan jus nanas kedalam wadah yang kedap
Masukkan madu, garam, dan perasan jeruk kalamansi atau lemon.
Campuran ini kemudian difermentasi minimal satu hari pada suhu ruang sebelum disimpan dalam kulkas, dengan ketahanan masa konsumsi 3-4 hari saja.
Sinergi Bahan untuk Kesehatan Kulit
Kunci keefektifan resep ini terletak pada sinergi antara kolang kaling dan nanas. "Kolang kaling mengandung kolagen alami yang baik untuk elastisitas kulit, sementara nanas kaya vitamin C yang membantu produksi kolagen tubuh," jelas Dinda melalui Instagramnya. Kombinasi ini tidak hanya bermanfaat untuk kecantikan kulit, tetapi juga berperan sebagai detoks alami yang mendukung kesehatan organ reproduksi.
Manfaat Ganda untuk Tubuh
Fermentasi pada acar kolang kaling menghasilkan minuman probiotik yang memperkaya mikrobiota usus, meningkatkan kesehatan pencernaan, dan memperkuat sistem imun. Proses ini juga mengoptimalkan penyerapan nutrisi, membuat kolagen dan vitamin lebih mudah diserap tubuh. Selain dikonsumsi sebagai minuman, acar ini juga bisa menjadi camilan sehat pengganti manisan tinggi gula.
Respon Positif dan Kemudahan Akses
Respons positif datang dari berbagai kalangan, terutama mereka yang mencari alternatif sumber kolagen alami. Cocok banget untuk yang mau sehat tapi tidak suka rasa aneh-aneh. Kemudahan pembuatan menjadi nilai tambah, membuat resep ini bisa diaplikasikan di dapur rumah tangga dengan bahan yang mudah didapat.
Peluang Pengembangan Tren
Keberhasilan acar kolang kaling fermentasi ini membuktikan bahwa bahan lokal tradisional memiliki potensi besar ketika diolah dengan teknik modern. Tren ini tidak hanya membuka peluang bagi pengembangan produk kesehatan alami, tetapi juga menginspirasi inovasi lain dalam pemanfaatan bahan lokal untuk gaya hidup sehat yang lebih terjangkau dan berkelanjutan.
Dita Amelia Ningsih
Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Karen Wibi