JP RADAR NGANJUK Masalah ketiak menggelap adalah keluhan yang cukup sering dijumpai pada siapa pun. Kondisi ini dapat membuat seseorang merasa kurang nyaman, terutama ketika mengenakan pakaian tanpa lengan atau melakukan aktivitas yang mengharuskan tangan terangkat. Kabar baiknya, ketiak hitam bukanlah masalah permanen. Dengan langkah perawatan yang tepat dan dilakukan secara konsisten, warna kulit ketiak bisa kembali merata.
Ada berbagai penyebab yang memicu ketiak menjadi gelap. Umumnya, hal ini terjadi akibat penumpukan sel kulit mati, gesekan berulang dari pakaian yang terlalu ketat, atau iritasi dari produk perawatan tertentu. Cara mencukur yang kurang tepat juga dapat menimbulkan peradangan pada folikel rambut sehingga memicu hiperpigmentasi. Selain itu, reaksi antara keringat dan kandungan aluminium pada beberapa jenis deodorant juga dapat menyebabkan warna kulit semakin gelap.
Salah satu langkah dasar yang sangat penting adalah rutin melakukan eksfoliasi. Proses ini membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Anda bisa memanfaatkan scrub alami dari madu dan gula pasir, atau membuat pasta dari baking soda dan sedikit air. Oleskan pada ketiak yang telah dibasahi, pijat lembut selama 1–2 menit, lalu bilas. Lakukan 2–3 kali setiap minggu untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat.
Gunakan pula bahan alami yang memiliki manfaat mencerahkan. Mentimun dapat diaplikasikan langsung dengan digosokkan atau dijadikan masker, karena kandungan air dan antioksidannya mampu menenangkan kulit. Lidah buaya juga sangat bagus untuk meredakan iritasi dan membantu regenerasi kulit—oleskan gel aloe vera, diamkan sekitar 15–20 menit, lalu bilas. Selain itu, lemon, kunyit, dan minyak kelapa juga dikenal dapat membantu memudarkan area gelap secara bertahap.
Jangan lupa mengevaluasi cara Anda menghilangkan bulu ketiak. Warna kulit yang gelap sering kali merupakan reaksi dari pencukuran yang terlalu sering atau terlalu kasar. Cobalah mempertimbangkan alternatif seperti waxing atau prosedur laser yang lebih lembut. Jika tetap memilih mencukur, gunakan pisau yang tajam dan bersih, aplikasikan shaving gel, dan hindari menarik kulit berlebihan. Selalu gunakan pelembap setelah mencukur untuk menenangkan kulit.
Selain perawatan dari luar, kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh besar. Pilih deodorant berbahan lebih natural dan bebas alkohol atau aluminium. Gunakan pakaian yang longgar dan berbahan katun agar kulit dapat bernapas dan gesekan berkurang. Menjaga berat badan ideal juga membantu mengurangi tekanan dan gesekan pada area ketiak. Ingat, proses mencerahkan kulit memerlukan waktu—yang penting adalah konsisten. Dengan langkah yang tepat, ketiak yang lebih cerah dan sehat bukanlah hal yang sulit dicapai, sehingga Anda dapat beraktivitas tanpa ragu.
Dita Amelia Ningsih
Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya
Editor : Karen Wibi