Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Bibir Kering Bukan Cuma Sekadar Haus: Mengungkap Penyebab dan Solusi Tepat

Internship Radar Kediri • Rabu, 19 November 2025 | 21:35 WIB
Bibir kering akibat beberapa faktor
Bibir kering akibat beberapa faktor

JP RADAR NGANJUK Bibir yang kering, retak-retak, bahkan kadang berdarah, merupakan keluhan umum yang dapat mengganggu kenyamanan dan estetika. Banyak orang menganggap kondisi ini sebagai masalah ringan yang hanya disebabkan oleh rasa haus. Namun, pada kenyataannya, bibir kering menandakan kulit bibir yang kehilangan kelembapan intrinsiknya, dengan penyebab yang lebih rumit daripada sekadar dehidrasi. Memahami dasar permasalahannya merupakan langkah penting untuk menemukan perawatan yang tepat guna mengembalikan kelembutan bibir secara alami.

Salah satu faktor utama bibir kering adalah pengaruh lingkungan. Iklim dingin dan kering, seperti di ruangan berpendingin udara atau saat musim kemarau, berperan seperti penyerap kelembapan dari kulit, termasuk bibir yang secara alami tipis dan tidak memiliki kelenjar sebum. Sebaliknya, paparan sinar matahari berlebih juga menjadi ancaman tersembunyi. Radiasi UV dapat merusak kulit sensitif di bibir, menjadikannya lebih rapuh, kering, dan bahkan memicu kondisi seperti cheilitis aktinik.

 

Tanpa disadari, rutinitas harian sering kali memperburuk situasi ini. Salah satunya adalah kebiasaan menjilat bibir. Meskipun memberikan kelembapan sementara, air liur mengandung enzim pencernaan (seperti amilase) yang bersifat iritan terhadap kulit bibir. Ketika air liur menguap, ia menarik lebih banyak kelembapan dari lapisan kulit bibir, sehingga bibir menjadi kering dan terasa kencang. Kebiasaan buruk lainnya adalah konsumsi air putih yang tidak cukup, yang mengakibatkan dehidrasi dan langsung memengaruhi kelembapan kulit.

biburBaca Juga: Rahasia Bibir Cantik Tahan Lama, Trik Jitu agar Lipstik Awet Seharian

Pola konsumsi makanan juga berkontribusi. Mengonsumsi makanan yang terlalu asin atau pedas secara berlebihan dapat mengiritasi bibir. Garam memiliki kemampuan menyerap kelembapan, sedangkan capsaicin dalam cabai dapat menyebabkan iritasi dan inflamasi pada kulit yang sensitif. Kedua jenis makanan ini dapat memperparah bibir yang sudah kering dan menghambat proses pemulihannya.

 

Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Perawatan eksternal dan internal harus dilakukan secara simultan. Mulailah dengan menjaga hidrasi tubuh melalui konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari. Gunakan pelembap bibir (lip balm) yang mengandung bahan emolien seperti lanolin, shea butter, petroleum jelly, atau beeswax. Pilihlah produk yang juga memiliki SPF 15 atau lebih untuk melindungi bibir dari radiasi UV saat beraktivitas di luar.

Perubahan kecil dalam gaya hidup dapat memberikan hasil signifikan. Gunakan humidifier di ruangan ber-AC untuk mempertahankan kelembapan udara. Hindari menjilat atau menggigit bibir. Sebelum tidur, aplikasikan lapisan tebal pelembap bibir sebagai masker malam. Jika bibir mengelupas, jangan pernah menariknya secara paksa; lakukan eksfoliasi ringan dengan sikat gigi berbulu lembut atau scrub alami dari campuran madu dan gula pasir. Dengan perawatan yang konsisten dan menghindari pemicunya, bibir kering tidak lagi menjadi masalah yang harus dihadapi setiap hari.

 

Dita Amelia Ningsih 

Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

 

Editor : Karen Wibi
#bibir kering #sehat alami #perawatan diri #kulit sehat #tips kecantiikan