Dinkes Nganjuk Cegah Stunting dan Pernikahan Dini Melalui Aksi Bergizi dalam Rangka Hari Jadi Ke-1089 Nganjuk

Karen Wibi • Dipublikasikan Jumat, 1 Mei 2026 | 13:02 WIB
Aksi Konvergensi Berbasis Edukasi Gizi (Aksi Bergizi) Kabupaten Nganjuk dalam rangka Hari Jadi ke-1.089 Nganjuk
Aksi Konvergensi Berbasis Edukasi Gizi (Aksi Bergizi) Kabupaten Nganjuk dalam rangka Hari Jadi ke-1.089 Nganjuk

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk berupaya untuk menurunkan angka stunting dan pernikahan dini di Kota Angin. Salah satunya dengan menggelar Aksi Konvergensi Berbasis Edukasi Gizi (Aksi Bergizi) Kabupaten Nganjuk dalam rangka Hari Jadi ke-1.089 Nganjuk.

Kemarin (30/4), kegiatan berlangsung secara serentak di seluruh SD, SMP, SMA, dan SMK di Kabupaten Nganjuk. Sedangkan, kegiatan puncak berlangsung di SMAN 2 Nganjuk. “Total ada sekitar 30 ribu siswa dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK yang mengikuti kegiatan Aksi Bergizi,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Nganjuk dr Tien Farida Yani di sela-sela acara.

Kegiatan Aksi Bergizi di SMAN 2 Nganjuk dihadiri langsung Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Nganjuk AKBP Lilik Dewi Indarwati. Kegiatan juga diikuti oleh perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD).

Kepala Dinkes Nganjuk dr. Tien Farida Yani saat mengikuti Aksi Konvergensi Berbasis Edukasi Gizi (Aksi Bergizi) Kabupaten Nganjuk dalam rangka Hari Jadi ke-1.089 Nganjuk
Kepala Dinkes Nganjuk dr. Tien Farida Yani saat mengikuti Aksi Konvergensi Berbasis Edukasi Gizi (Aksi Bergizi) Kabupaten Nganjuk dalam rangka Hari Jadi ke-1.089 Nganjuk

 

Awalnya, kegiatan dimulai dengan senam bersama. Dilanjutkan dengan pemberian materi di Dinkes Nganjuk dan BNN Nganjuk. Kegiatan lalu dilanjutkan dengan pemberian obat penambah darah dan menyantap makan bergizi gratis (MBG) bersama.

Dokter Tien menerangkan, ada tiga target yang ingin dicapai oleh Dinkes dalam kegiatan Aksi Bergizi. Pertama adalah menurunkan angka stunting di Kota Angin. Selain itu, Dinkes Nganjuk juga ingin menurunkan angka pernikahan dini. Dinkes Nganjuk juga ingin meningkatkan kesehatan siswa dan siswi Nganjuk. Salah satu caranya adalah dengan rutin memberikan obat penambah darah. “Mari wujudkan hidup sehat untuk raih masa depan gemilang,” pungkasnya. (wib/tyo)

 

Editor : Karen Wibi
dinas kesehatan kabupaten nganjuk aksi bergizi Kabupaten Nganjuk