NGANJUK. RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM– Menginjak usia ke-28 tahun, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Nganjuk menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial kepada masyarakat. Berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, IJTI menggelar kegiatan cek kesehatan gratis dan aksi donor darah yang berlangsung di Pendopo Pemkab Nganjuk.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif jurnalis televisi di wilayahnya. Menurutnya, IJTI tidak hanya menjalankan peran penting dalam menyebarkan informasi, tetapi juga hadir langsung memberikan dampak positif bagi warga.
Baca Juga: RS Bhayangkara Gelar Rangkaian Bakti Kesehatan HUT Ke-80 Bhayangkara
"Semoga kebersamaan ini terus terjalin, dan IJTI senantiasa menjadi mitra pemerintah dalam membangun Kabupaten Nganjuk, sekaligus membawa kebaikan bagi warga melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti hari ini," ujar Marhaen.
Sementara itu, Ketua IJTI Nganjuk, Sofian Hanafi, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud tanggung jawab moral profesi jurnalis kepada masyarakat luas. Ia berharap bakti sosial ini dapat membantu meringankan beban warga sekaligus menambah ketersediaan stok darah di daerah.
Baca Juga: Dinkes Nganjuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan dengan Cek Kesehatan Gratis
Sinergi ini juga mendapat tanggapan positif dari pihak medis. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk, dr. Tien Farida Yani, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperluas akses pelayanan kesehatan.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif IJTI. Kehadiran rekan jurnalis tak hanya menyuarakan informasi, tapi juga hadir langsung memberikan manfaat nyata demi kesehatan warga Nganjuk. Semoga sinergi ini terus berlanjut di masa mendatang," ungkap dr. Tien.
Baca Juga: Raih Akreditasi Penyelenggara Pelatihan dan Tiga Layanan Disetujui BPJS Kesehatan
Melalui kegiatan ini, IJTI Korda Nganjuk membuktikan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif, baik dalam mengawal pemberitaan maupun mendampingi masyarakat lewat aksi kemanusiaan.
Editor : rekian