BAGOR, radarnganjuk.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mulai merealisasikan pembangunan Puskesmas Bagor yang baru. Fasilitas kesehatan tersebut dibangun di Desa Karangtengah, Kecamatan Bagor, dengan anggaran yang mencapai Rp5,82 miliar.
Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Bagor dan wilayah Nganjuk bagian barat.
Baca Juga: Tidak Hanya Ahli Pegang Kamera, IJTI Nganjuk Gandeng Dinkes Sediakan Layanan Kesehatan Gratis
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk dr. Tien Farida Yani mengatakan pembangunan Puskesmas Bagor akhirnya dapat direalisasikan tahun ini.
“Puskesmas Bagor yang baru ditujukan untuk menciptakan pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.
Untuk proyek tersebut, Pemkab Nganjuk menyiapkan anggaran sebesar Rp5,82 miliar yang bersumber dari APBD Nganjuk 2026.
Setelah melalui proses lelang, pekerjaan pembangunan dipercayakan kepada CV Anugrah Multi Kreasi. Perusahaan asal Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, tersebut memenangkan lelang dengan nilai kontrak sekitar Rp4,66 miliar.
Dengan demikian, nilai pagu anggaran dan nilai kontrak pembangunan memiliki angka yang berbeda karena proyek telah melalui proses pengadaan.
Baca Juga: Dinkes Nganjuk Gelar Tes Kebugaran CJH, Gunakan Metode Rockport dan Jalan 6 Menit
Saat ini, pembangunan Puskesmas Bagor baru masih berlangsung. Dinkes Nganjuk mencatat progres pekerjaan telah mencapai 11,83 persen.
Pengerjaan ditargetkan rampung pada 4 Desember 2026. Total waktu pelaksanaan proyek mencapai 150 hari kalender.
“Proses pengerjaan puskesmas baru selama 150 hari kalender,” kata Tien.
Baca Juga: Dinkes Nganjuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan dengan Cek Kesehatan Gratis
Selain masa pembangunan, terdapat pula masa pemeliharaan selama satu tahun setelah bangunan diserahkan kepada Pemkab Nganjuk.
Tien menjelaskan, pembangunan Puskesmas Bagor baru tidak sekadar untuk menyediakan bangunan kesehatan. Ada kebutuhan untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di wilayah Nganjuk bagian barat.
Baca Juga: Dinkes Nganjuk Gelar Tes Kebugaran CJH, Gunakan Metode Rockport dan Jalan 6 Menit
Menurutnya, pelayanan kesehatan di kawasan tersebut selama ini masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya berkaitan dengan keterbatasan sarana dan alat kesehatan.
Karena itu, keberadaan gedung dan fasilitas baru diharapkan dapat membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih optimal.
Baca Juga: Dinkes Nganjuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan dengan Cek Kesehatan Gratis
Salah satu layanan yang akan diperkuat adalah unit gawat darurat (UGD).
Dinkes Nganjuk menyiapkan layanan UGD selama 24 jam sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan ketika membutuhkan pertolongan medis di luar jam pelayanan biasa.
Baca Juga: Gelar FKP, Dinkes Nganjuk Optimalkan Layanan PKG, JKN, dan Stunting
“Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat di Kecamatan Bagor dan sekitarnya,” imbuh Tien.
Selain menunggu pembangunan fisik selesai, Dinkes Nganjuk juga mulai menyiapkan tenaga kesehatan yang nantinya akan ditempatkan di Puskesmas Bagor.
Baca Juga: Dinkes Kabupaten Nganjuk Launching Desa/Kelurahan Iman
Harapannya, begitu pembangunan selesai dan seluruh persiapan terpenuhi, puskesmas tersebut dapat segera digunakan untuk melayani masyarakat. “Semoga Puskesmas Bagor dapat segera beroperasi,” harapnya.
Editor : Miko