radarnganjuk.jawapos.com- Pernahkah kamu mencium aroma tanah setelah hujan, lalu tiba-tiba teringat rumah masa kecil, suasana sekolah, atau seseorang dari masa lalu? Padahal sebelumnya kamu sama sekali tidak sedang memikirkan hal tersebut.
Ternyata, hal itu bukan kebetulan. Bau memiliki hubungan yang sangat kuat dengan ingatan dan emosi manusia. Fenomena ini disebut "bau nostalgia" atau _scent-triggered memory_.
Sebenarnya, hujan itu sendiri hampir tidak memiliki aroma. Bau khas yang sering kita rasakan setelah hujan berasal dari berbagai senyawa yang muncul ketika air hujan mengenai tanah.
Salah satunya adalah *geosmin*, senyawa yang dihasilkan oleh mikroorganisme di dalam tanah. Geosmin memiliki aroma khas yang sering kita kenal sebagai bau tanah basah setelah hujan.
Selain itu, tumbuhan juga melepaskan senyawa tertentu ke udara. Ketika hujan turun, berbagai aroma tersebut jadi lebih mudah tercium oleh manusia. Inilah yang menciptakan bau khas "petrichor".
Indra penciuman memiliki hubungan langsung dengan bagian otak yang mengatur ingatan dan emosi, yaitu hipokampus dan amigdala. Karena itu, aroma tertentu bisa menjadi pemicu munculnya kenangan lama.
Misalnya, kamu sering bermain di luar rumah saat hujan ketika kecil. Ketika dewasa mencium aroma tanah setelah hujan, otak akan menghubungkan aroma tersebut dengan pengalaman masa lalu.
Akibatnya, bau sederhana bisa membuat kenangan lama muncul kembali secara tiba-tiba.
Kenangan yang muncul karena aroma terasa lebih emosional dibanding ketika kita sengaja mengingat sesuatu.
Hal ini karena penciuman punya jalur tercepat ke sistem otak yang mengatur emosi dan memori. Aroma menjadi semacam “pemicu” yang menghubungkan kondisi saat ini dengan pengalaman masa lalu.
Itulah sebabnya aroma tanah setelah hujan, parfum, makanan, atau bau ruangan tertentu bisa membuat seseorang tiba-tiba berkata, “Bau ini mengingatkanku pada sesuatu.”
Bukan berarti hujan benar-benar membawa kita ke masa lalu. Namun, aroma setelah hujan bisa menjadi pemicu yang membantu otak mengakses kenangan.
Menariknya, kenangan yang muncul berbeda untuk setiap orang. Bagi sebagian orang, bau hujan mengingatkan pada masa kecil. Bagi yang lain, aroma yang sama bisa mengingatkan pada sekolah, perjalanan, atau momen tertentu.
Jadi, lain kali ketika hujan turun dan kamu tiba-tiba teringat sesuatu, mungkin bukan hanya karena suasananya.
Bisa jadi, hidungmu baru saja membuka kembali sebuah kenangan yang selama ini tersimpan di otak. (Sabna Juanita Sukarlin)
Editor : rekian