Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Niat dan Doa Bayar Hutang Puasa bagi Perempuan Muslim

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 28 Januari 2025 | 23:11 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Puasa Ramadhan adlah kewajiban yang harus dilaksanankan oleh setiap muslim. Namun ada kalanya dimana seorang muslim tidak dapat melaksanakan kewajiban tersebut karena suatu halangan tertentu, seperti sakit, musafir (sedang dalam perjalanan jauh), hamil, menyusui, dan haid atau menstruasi.
Hal ini mewajibkan umat muslim yang meninggalkan puasa Ramadhan menggantinya diluar waktu bulan Ramadhan. Mengganti puasa wajib ini biasa disebut dengan Puasa Qadha’.
Tata cara mengganti puasa kurang lebih sama sama dengan puasa yang dilakukan saat bualan Ramadhan. Yang membedakan hanyalah waktu dan niatnya saja. Pelaksanaan Puasa Qadha’ adalah diluar bulan Ramadhan. Sedangkan niat Puasa Qadha’ adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ للهِ تَعَاَلى
‘Nawaitu shouma ghodin ‘an qadhai fardhi syahri ramadhona lillahi ta’ala’
Yang artinya: “Saya niat puasa esok hari sebagai ganti wajib puasa Ramadhan karena Allah Ta’ala”
Pelafalan niat dilakukan saat malam hari sebelum menunaikan ibadah puasa qadha’. Jauhilah hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Lakukan hal positif selama berpuasa, seperti berdzikir, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah. Segeralah berbuka ketika mendengar adzan maghrib. Jangan lupa untuk berdoa sebelum berbuka puasa. Doa berbuka puasa adalah sebagai berikut:
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
‘Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu birahmatika yaa arhama rahimiin’
Yang artinya: “Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”
Dan yang paling penting adalah jumlah puasa yang diganti harus sama dengan jumlah puasa yang ditinggalkan.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk