JP Radar Nganjuk - Malam Nisfu Sya'ban adalah malam pengampunan yang sangat dinanti oleh umat muslim diseluruh dunia.
Tahun ini, umat Muslim di seluruh dunia akan menyambut Nisfu Sya'ban dimulai pada Jumat malam, 14 Februari 2025, setelah Magrib. Hari itu bertepatan dengan tanggal 15 Sya'ban 1446 Hijriah. Berikut adalah beberapa amalan yang dianjurkan:
- Salat Malam (Tahajud): Memperbanyak salat malam untuk mendekatkan diri kepada Allah.
- Membaca Al-Qur'an: Memperbanyak tilawah Al-Qur'an untuk memperdalam pemahaman.
- Berpuasa: Melaksanakan puasa sunnah untuk mendekatkan diri kepada Allah.
- Istigfar dan Doa: Memperbanyak istighfar dan doa untuk memohon ampun kepada Allah.
Dengan memperbanyak amalan di Malam Nisfu Sya'ban, umat muslim dapat meningkatkan kualitas spiritual dan mendekatkan diri kepada Allah. Berikut ini niat puasa bulan sya’ban
Niat Puasa Nisfu Syaban Malam Hari.
Arab latin: Nawaitu souma ghadin an adai sunnati Syabana lillahi taala.
Artinya: "Hamba niat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah SWT."
Niat Puasa Nisfu Syaban Siang Hari
Bagi umat Islam yang tidak sempat berniat di malam harinya, dapat diamalkan niat puasa Nisfu Syaban pada siang hari selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak Subuh.
Arab latin: Nawaitu souma hadzalyaumi an adai sunnati Syabana lillahi taala.
Artinya: "Hamba niat puasa sunah Syaban hari ini karena Allah SWT."
Artinya:
Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.
Tuhanku, jika Kau mencatat di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.
Catatlah aku disisiMu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT."
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira