SELAMA Ramadan ini, di Masjid Babussalam sudah menyusun berbagai kegiatan keislaman yang rutin. Kegiatan rutin berlangsung mulai dari subuh hingga malam hari.
Misalnya, sebelum buka puasa ada pembelajaran mengaji bagi anak-anak dan remaja.
Baca Juga: Masjid di Nganjuk ini Sediakan Ratusan Paket Berbuka Puasa
panitia menyediakan waktu belajar dasar membaca Alquran, yaitu setiap hari pukul 16.00 - 17.00 WIB.
Anak-anak yang ingin memperbaiki cara membaca Alquran juga dapat mengikuti pembelajaran mengaji dan tadarus.
Panitia menyediakan waktu setiap harinya, yakni sesudah salat ashar.
Baca Juga: Berburu Takjil jadi Tradisi Warga Nganjuk saat Ramadan
Untuk Tadarus dilakukan setelah salat tarawih. Biasanya, kumpulan jamaah yang masih bocah tersebut mulai memadati masjid sejak pukul 16.00 WIB.
Ada guru mengaji juga yang mendampingi mereka.
“Setelah salat ashar juga ada ngaji anak-anak,”ujar Takmir Masjid Babussalam Jauhari.
Baca Juga: Cek 10 Amalan Sunah untuk Menambah Tabungan Pahala Saat Idul Fitri
Waktu setelah Ashar, yang biasanya diisi dengan kegiatan bermain atau bersantai, kini mereka manfaatkan untuk menunggu waktu Magrib dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, yaitu mengaji.
Belasan anak-anak dengan antusias memadati masjid.
Baca Juga: Melihat Masjid Ridho Ilahi, Miniatur Masjid Nabawi di Nganjuk
Mereka datang dari berbagai penjuru kampung, membawa serta mushaf Al-Quran dan iqro masing-masing.
Di bawah bimbingan beberapa guru mengaji yang sabar dan penuh kasih sayang, mereka mulai melantunkan ayat-ayat suci.
Suara merdu mereka menggema di seluruh penjuru masjid.
Baca Juga: Kapan Malam Nuzulul Quran pada Ramadan 1446 Hijriah Tahun Ini? Berikut Jadwalnya
Menurut Jauhari, itu sangat bermanfaat buat anak-anak.
Selain ingin mendapatkan pahala, juga keberkahan dari Allah SWT sekaligus untuk menunggu berbuka puasa. (nov/wib)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira