NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Mudik merupakan tradisi turun-temurun jelang Hari Raya Idul Fitri. Para perantau berbondong-bondong pulang ke kampung daerahnya masing-masing.
Sama dengan di Nganjuk. Banyak pemudik yang kembali pulang ke kampung halamannya di Kota Angin.
Kabupaten Nganjuk sendiri memiliki letak yang strategis. Yaitu dilintasi jalur nasional.
Jalur tersebut membentang dari Kecamatan Kertosono di ujung timur hingga Kecamatan Wilangan di ujung barat.
Di ujung timur, berbatasan dengan Kabupaten Jombang. Sedangkan di ujung barat, berbatasan dengan Kabupaten Madiun.
Jalur Nganjuk juga menjadi favorit pemudik. Baik melalui jalur arteri maupun jalan tol.
Bagi yang melintas di jalur arteri, berada di ruas Kota Angin tentu sangat menyenangkan. Karena kondisi jalan yang lebar dan relatif tidak terlalu ramai.
Jika Anda pemudik sedang melintasi jalur arteri Nganjuk, tetap selalu waspada ketika berkendara. Jangan lupa beristirahat ketika lelah.
Lima masjid yang berada di jalur arteri ini bisa menjadi rest area Anda. Sekaligus melaksanakan kewajiban untuk salat. Berikut daftarnya.
1. Masjid Al Ijabah, Baron
Masjid ini berada di jalan raya Desa Plimping, Kecamatan Baron. Fasilitas di masjid ini cukup lengkap, termasuk area parkir.
Berukuran cukup besar, masjid ini mampu menampung ratusan jamaah. Jika Anda dari arah timur, masjid ini berada di utara jalan.
2. Masjid Agung Al Jali, Sukomoro
Berada di barat kantor PCNU Nganjuk, Masjid Agung Al Jali menjadi salah satu favorit pengguna jalan untuk mampir salat maupun istirahat. Masjid ini terasa sejuk, karena penuh pepohonan.
Masjid ini berada di jalan raya Desa Bungur, Kecamatan Sukomoro. Halamannya yang luas cukup untuk menampung ratusan kendaraan jamaah.
3. Masjid Al-Muttaqien, Nganjuk
Lokasi masjid ini sangat strategis. Persis berseberangan dengan Stasiun Nganjuk.
Masjid ini selalu ramai jamaah. Termasuk para pengguna jalan yang sedang melintas untuk mampir beribadah.
Fasilitas masjid ini cukup lengkap. Bahkan ada minimarket di depannya untuk memenuhi kebutuhan perjalanan Anda.
4. Masjid Ridho Ilahi, Wilangan
Bangunan ikonik di Jalan Raya Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan ini adalah Masjid Ridho Ilahi. Desain klasinya menjadikan masjid ini selalu ramai pengunjung.
Rombongan bus pariwisata kerap sengaja datang untuk mampir. Fasilitas juga lengkap.
Bagi musafir, disediakan ruang khusus di sisi timur masjid. Termasuk ada pula fasilitas pujasera di sini.
5. Masjid Jami’ Mambaul Huda, Wilangan
Persis di pinggir jalan raya, masjid ini kerap menjadi tempat istirahat para pelaju perjalanan. Untuk menjangkau masjid ini cukup mudah, karena berada persis di perbatasan Nganjuk dan Madiun.
Masjid ini cukup besar. Tersedia pula berbagai fasilitas pendukung. Termasuk area parkir yang memadai untuk kendaraan roda dua dan empat.
Demikian lima masjid yang berada di pinggir jalan Raya Kertosono – Wilangan yang bisa menjadi referensi rest area Anda. Selain kelimanya, masih ada banyak masjid atau tempat lain lagi yang mungkin belum terdata.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira