Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Makna dan Signifikasi Ungkapan Masyaallah Tabarakallah yang Kerap Diucapkan Saat Bahagia

Elna Malika • Selasa, 29 April 2025 | 20:43 WIB
 
Makna dan Signifikasi Ungkapan Masyaallah Tabarakallah yang Kerap Diucapkan Saat Bahagia
Makna dan Signifikasi Ungkapan Masyaallah Tabarakallah yang Kerap Diucapkan Saat Bahagia
 
JP Radar Nganjuk - Ungkapan "Masyaallah Tabarakallah" sering kali terdengar di kalangan umat Muslim, terutama saat mereka merasakan kebahagiaan, kagum, atau takjub akan sesuatu yang indah, luar biasa, atau penuh berkah.
 
Frasa ini bukan sekadar kata-kata, melainkan doa dan ekspresi syukur yang memiliki makna spiritual mendalam.
 
Artikel ini akan mengupas arti, asal-usul, serta konteks penggunaan ungkapan ini dalam kehidupan sehari-hari.
 
"Masyaallah Tabarakallah" terdiri dari dua bagian: Masyaallah dan Tabarakallah. Secara bahasa, keduanya berasal dari bahasa Arab yang kaya akan makna.
 
  1. Masyaallah: Berasal dari kata mā shā’a Allāh, yang secara harfiah berarti "Apa yang dikehendaki Allah." Ungkapan ini digunakan untuk menyatakan kekaguman terhadap sesuatu yang luar biasa, sekaligus mengakui bahwa segala keindahan atau kebaikan terjadi atas kehendak dan kuasa Allah.
    Dalam Al-Qur’an, ungkapan ini merujuk pada Surah Al-Kahfi ayat 39, yang mengajarkan untuk mengaitkan segala keajaiban dengan kehendak Allah.
  2. Tabarakallah: Berasal dari kata barakah (berkah) dan Allah. Secara harfiah, artinya "Semoga Allah memberkahi" atau "Maha Suci Allah yang memberikan keberkahan." Ungkapan ini merupakan doa agar kebaikan yang dilihat atau dialami mendapat keberkahan dari Allah.
Ketika digabungkan, "Masyaallah Tabarakallah" menjadi ungkapan lengkap yang mengandung kekaguman, syukur, sekaligus doa untuk keberkahan.
 
Misalnya, saat melihat seorang anak yang pintar, pemandangan alam yang indah, atau keberhasilan seseorang, mengucapkan frasa ini menunjukkan rasa takjub sekaligus doa agar kebaikan itu dilindungi dan diberkahi.
 
 
Ungkapan ini lebih dari sekadar pujian. Dalam Islam, mengucapkan "Masyaallah Tabarakallah" mencerminkan sikap tawadhu (rendah hati) dan kesadaran bahwa segala sesuatu yang indah atau membahagiakan adalah anugerah dari Allah.
 
Frasa ini juga diyakini dapat melindungi dari ‘ain (pandangan iri atau dengki) yang bisa membawa dampak buruk, baik bagi yang memuji maupun yang dipuji.
 
Konteks penggunaannya sangat luas. Berikut beberapa contoh:

Baca Juga: Cara Menjadi Makmum Saat Sholat Berjamaah di Tengah-tengah Sholat

Mengucapkan "Masyaallah Tabarakallah" bukan hanya soal tradisi, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan sosial.
 
Pertama, ungkapan ini mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan tidak iri terhadap kebahagiaan orang lain.
 
Kedua, frasa ini mencerminkan akhlak mulia, yaitu memuji dengan tulus tanpa ada rasa dengki. Ketiga, ini adalah bentuk dzikir yang mendekatkan diri kepada Allah, karena setiap ucapan mengandung pengakuan akan kebesaran-Nya.
 
Selain itu, ungkapan ini juga mengajarkan untuk menjaga hati dari sifat sombong. Ketika seseorang mencapai sesuatu yang luar biasa, mendengar "Masyaallah Tabarakallah" dari orang lain bisa menjadi pengingat bahwa keberhasilan itu bukan semata karena usaha sendiri, melainkan anugerah dari Allah.
 
 
Meski sering diucapkan secara spontan, ada baiknya mengucapkan "Masyaallah Tabarakallah" dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
 
Ucapkan dengan nada yang lembut dan tulus, sambil menghayati maknanya. Jika seseorang mengucapkan frasa ini kepada kita, kita bisa menjawab dengan "Jazakallah khair" (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan) atau cukup dengan senyuman dan ucapan terima kasih.
 
"Masyaallah Tabarakallah" adalah ungkapan yang sarat makna, menggabungkan rasa kagum, syukur, dan doa dalam satu kalimat.
 
Diucapkan saat hati dipenuhi kebahagiaan atau kekaguman, frasa ini menjadi pengingat bahwa segala kebaikan berasal dari Allah dan layak untuk disyukuri.
 
Dengan mengucapkannya, kita tidak hanya memuji keindahan yang ada di depan mata, tetapi juga memohon agar keberkahan senantiasa menyertai. Mari jadikan ungkapan ini sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari, untuk menjaga hati tetap rendah hati dan penuh syukur.
Editor : Elna Malika
#Jazakallahu khairan #masya allah tabarakallah #radar nganjuk berita hari ini #makna #allah #bahagia