Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Rahasia Lidah Ajaib Burung Pelatuk, Mekanisme Cerdas untuk Lindungi Otaknya

Dedy Nurhamsyah • Minggu, 1 Juni 2025 | 03:05 WIB
Rahasia Lidah Ajaib Burung Pelatuk, Mekanisme Cerdas untuk Lindungi Otaknya
Rahasia Lidah Ajaib Burung Pelatuk, Mekanisme Cerdas untuk Lindungi Otaknya

JP Radar Nganjuk - Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana burung pelatuk bisa mematuk pohon berkali-kali tanpa cedera? Ternyata, jawabannya terletak pada keunikan lidahnya yang luar biasa.

Tidak hanya berfungsi untuk mencari makanan, lidah burung pelatuk juga berperan penting dalam melindungi otaknya dari benturan saat mematuk dengan keras.

Burung pelatuk atau Picidae dikenal dengan kebiasaannya mematuk batang pohon untuk mencari serangga atau membuat lubang sarang.

Aktivitas ini bisa terjadi ribuan kali dalam sehari dengan kecepatan tinggi. Namun yang mengejutkan, burung ini tetap sehat dan otaknya tidak mengalami kerusakan.

Penelitian tahun 2004 dari Harvard University menemukan bahwa struktur kepala burung pelatuk, termasuk lidahnya, dirancang secara alami untuk menyerap guncangan.

Lidah burung pelatuk bahkan bisa dua kali lebih panjang dari tubuhnya dan melilit tengkoraknya.

Lidah ini melewati bagian bawah rahang, memutar ke atas kepala, dan mengelilingi belakang tengkorak—fungsi utamanya adalah menjadi peredam benturan alami saat burung mematuk pohon.

Tak hanya itu, otak burung pelatuk yang kecil dan tertanam rapat dalam tengkorak padat juga membantu mengurangi risiko cedera.

Otak mereka terlindungi oleh cairan khusus yang bekerja sama dengan struktur tengkorak dan lidah untuk menahan getaran keras yang bisa terjadi hingga 20 kali per detik.

Fakta-fakta ini baru diketahui secara mendalam pada awal tahun 2000-an, meskipun burung pelatuk sudah diteliti sejak abad ke-18.

Rangkaian penemuan ini bahkan menginspirasi para ilmuwan untuk mengembangkan teknologi pelindung yang meniru sistem perlindungan alami burung pelatuk.

Contohnya seperti helm keselamatan dan perangkat anti-benturan dalam dunia olahraga dan otomotif, yang dikenal sebagai bioinspired design—desain yang meniru kecerdasan alam.

Menariknya lagi, ujung lidah burung pelatuk memiliki struktur mirip duri halus yang membantunya menangkap serangga dari celah-celah kayu.

Ini membuat lidahnya tidak hanya sebagai pelindung otak, tapi juga alat berburu yang sangat efisien.

Dari seekor burung kecil, lahir ide-ide besar yang kini bermanfaat bagi manusia.

Siapa sangka, solusi yang ditemukan alam lewat burung pelatuk bisa menjadi inspirasi dalam menciptakan teknologi penyelamat nyawa?

Adaptasi luar biasa ini adalah bukti betapa cerdasnya sistem kehidupan yang ada di alam.

Burung pelatuk tidak hanya kuat, tapi juga dirancang dengan sangat efisien—sebuah keajaiban evolusi yang layak kita kagumi.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#burung pelatuk #unik #Evolusi #nganjuk hari ini #inspirasi #hewan