Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pedagang Jajanan di Alun-Alun Nganjuk Mulai Banjiri Alun-Alun

Novanda Nirwana • Senin, 16 Februari 2026 | 13:32 WIB

SEMARAK: Pedagang jajanan untuk takjil Ramadan mulai banjiri Alun-Alun Nganjuk.
SEMARAK: Pedagang jajanan untuk takjil Ramadan mulai banjiri Alun-Alun Nganjuk.

BUKAN hanya masjid yang bersiap untuk menyambut Bulan Suci Ramadan. Melainkan juga puluhan pedagang takjil di Kabupaten Nganjuk. Bahkan sejumlah pedagang musiman sudah bersiap menentukan lokasi berjualan, terutama di titik-titik ramai yang setiap tahun menjadi pusat perburuan menu berbuka puasa.

Salah satu pedagang, Nopiter, 40, warga Payaman, mengaku sudah menentukan lokasi yang pas untuk berjualan tahun ini. Biasanya dia membuka lapak di kawasan Alun-Alun Nganjuk, namun saat Ramadan memilih pindah ke depan Rumah Tahanan Negara Nganjuk karena dia belum memiliki tempat tetap. “Kalau puasa biasanya pindah ke depan rutan,” ujarnya.

Dia menambahkan, jam buka lapak selama Ramadan cenderung lebih sore. Biasanya pedagang mulai membuka dagangan sekitar pukul 15.00 hingga malam hari. Namun, keramaian pembeli tidak selalu stabil. “Ramainya hanya waktu tertentu saja, biasanya mendekati buka puasa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Metrikasatata, Minarsih, 60, asal Kartoharjo, menyebut keberadaan pedagang takjil musiman setiap tahun terus meningkat. Kawasan depan Lapas Nganjuk hingga simpang tiga menuju jalan Ahmad Yani diperkirakan kembali menjadi sentra takjil.

Menurutnya, pedagang tetap yang biasa berjualan mengelilingi alun-alun relatif stabil. Namun, pedagang musiman bisa mencapai sekitar 100 lapak dan biasanya terkonsentrasi di jalur tersebut.

“Kalau yang musiman biasanya dari depan lapas sampai sekitar area pedagang pentol bakar. Menjelang buka puasa, sekitar jam empat sore, biasanya sudah penuh,” jelasnya.

Ia memperkirakan lonjakan pedagang takjil tahun ini masih tinggi seiring meningkatnya minat masyarakat berburu hidangan berbuka di luar rumah. (nov/wib)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #bulan ramadan #puasa