JP Radar Nganjuk - Pernahkah kita bertanya-tanya apakah malaikat benar turun di saat malam Lailatul Qadar? Diamana umat islam menyambut malam Lailatul Qadar yang merupakan salah satu malam paling istimewa pada bulan Ramadhan di bandingkan dengan malam-malam lainnya. Umat islam di anjurkan untuk memperbanyak ibadah di waktu malam itu karena diyakini memiliki keutamaan yang sangat besar.
Malam ini biasa muncul di malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 tidak diketahui tanggal pastinya, namun Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Apakah Malaikat Turun Saat Lailatul Qadar?
Dijelaskan dalam Al-Qur'an bahwa memang malaikat akan turun ke Bumi ketika malam Lailatul Qadar. Ini di jelaskan dalam surat Al Qadar pada Ayat 4 :
تَنَزَّلُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ وَٱلرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ
Arab Latin: Tanazzalul-malā`ikatu war-rụḥu fīhā bi`iżni rabbihim, ming kulli amr.
Artinya: Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
Baca Juga: Bolehkah Menyentuh Al-Qur'an Tanpa Wudhu? Ini Penjelasan Para Ulama!
Dikutip dari buku "Rahasia Puasa Ramadhan" karya yasin T Al Jibouri dan Mirza Javad Agha Maliki Tabrizi, dijelaskan dalam sebuah hadis bahwa Allah SWT memerintahkan Malaikat Jibril untuk turun ke bumi dengan sekelompok malaikat ketika waktu malam Lailatul Qadar.
Disebutkan juga pada saat membawa pa
Mengutip buku "Rahasia Puasa Ramadhan" karya Yasin T Al Jibouri dan Mirza Javad Agha Maliki Tabrizi, dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa Allah SWT memerintahkan Malaikat Jibril untuk turun ke bumi bersama sekelompok malaikat pada malam Lailatul Qadar.
Sehingga doa-doa dari orang-orang yang dipanjatkan diyakini akan diterima oleh Allah hingga fajar terbit. Para mailkat juga dikatakan menjabat tangan orang-orang yang berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT ketika malam Lailatul Qadar. Doa-doa yang dipanjatkan diyakini juga akan diterima oleh Allah hingga fajar terbit, dan sebagaimana disebutkan dalam salah satu riwayat tersebut.
Dari Ibnu Abbas RA, ia mendengar Rasulullah SAW bersabda:
"Dan, bila tiba malam Lailatul Qadar, Allah akan memerintahkan Jibril turun ke Bumi bersama serombongan malaikat yang membawa bendera hijau dan menancapkan bendera itu di puncak Ka'bah. Malaikat Jibril memiliki seratus sayap, dua sayap di antaranya tidak pernah dibentangkan kecuali pada malam itu.
Lalu, ia membentangkan kedua sayapnya itu pada malam tersebut, sehingga meliputi timur dan barat. Kemudian Jibril mengerahkan para malaikat agar memberi salam kepada setiap orang yang sedang berdiri, duduk, shalat, dan berzikir.
Para malaikat akan berjabat tangan dengan mereka dan mengamini doa-doa mereka hingga terbit fajar. Apabila fajar terbit, Jibril menyeru para malaikat, 'Wahai para malaikat, berpencarlah!'.
"Para malaikat bertanya, 'Wahai Jibril, apa yang akan Allah perbuat, apakah sehubungan dengan hajat-hajat kaum Mukmin dari umat Muhammad?'
"Jibril berkata, 'Allah memandang mereka pada malam ini dan mengampuni mereka kecuali empat golongan manusia.'
"Maka kami (para sahabat) bertanya, 'Ya Rasulullah, siapakah mereka itu?'
"Beliau bersabda, 'Mereka adalah orang yang meminum arak, orang yang durhaka kepada kedua orangtuanya, orang yang memutuskan tali silaturahmi, dan yang memusuhi.'
"Kami bertanya, 'Ya Rasulullah, siapakah yang memusuhi itu?'
"Beliau bersabda, 'Yaitu orang yang membenci dan memutuskan persaudaraanya." .... (HR Ibnu Hibban dan Baihaqi).
Malaikat yang turun ke Bumi pada malam Lailatul Qadar memiliki jumlah yang sangat banyak. Datangnya mereka dengan cahaya yang terang cemerlang, dan membawa suasana yang penuh kedamaian serta kesejahteraan, dikutip dari NU Online.
Keistimewaan Malam Lailatul Qadar Lainnya.
Malam Lailatul Qadar juga memiliki berbagai keistimewaan yang lain sering kali luput dari perhatian banyak orang. Selain keutamaannya yang banyak dikenal ada juga sejumlah keistimewaan pada malam itu yang jarang diketahui diantaranya :
1. Dosa Terdahulu Akan Diampuni.
Keutamaan pertama yang didapat ketika malam Lailatul Qadar yaitu mendapat ampunan dari dosa-dosa yang lampau. Hal ini dijelaskan dalam Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa beribadah di malam Lailatul Qadar dengan rasa iman dan mengharap pahala dari Allah, ia akan diampuni dosanya yang telah lalu. (HR Bukhari dan Muslim)
2. Malam Turunnya Al-Qur'an.
Keutamaan kedua ketika malam Lailatul Qadar ialah malam turunnya Al-Quran yang merupakan pedoman kehidupan bagi umat islam. Ini dijelaskan dalam surat Al-Qadr ayat 1:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Artinya: Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur'an itu pada malam Lailatul Qadar.
3. Malam Penuh Keberkahan.
Keutamaan ketiga adalah malam yang penuh keberkahan. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam surat Ad Dukhan ayat 3:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ
Artinya: Sesungguhnya kami turunkan Al-Qur'an itu pada malam yang penuh berkah (malam Lailatul Qadar).
4. Malam Penentu Takdir Tahunan.
Keutamaan keempat pada malam Lailatul Qadar, Allah memberitahu para malaikat terkait apa yang terjadi pada hambanya hingga datangnya Lailatul Qadar pada tahun selanjutnya. Allah memberitahu malaikat siapa saja yang lahir, mati, sakit, sehat, ditimpa musibah, disempitkan rezekinya, dilapangkan rezekinya, dan lainnya. Allah SWT berfirman:
فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ
Artinya: Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (QS ad Dukhan: 4)
5. Malam Lebih Baik daripada Seribu Bulan.
Keutamaan kelima ada pada Amal saleh waktu malam Lailatul Qadar lebih baik daripada amal saleh yang dilakukan selama seribu bulan. Hal ini sebagaimana dijelaskan Allah dalam ayat berikut.
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Artinya: Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. (QS Al-Qadr: 3)
Penulis adalah Diyas Juni Irwanto - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.
Editor : rekian