Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Dinkes Nganjuk Gelar Tes Kebugaran CJH, Gunakan Metode Rockport dan Jalan 6 Menit

Novanda Nirwana • Kamis, 16 April 2026 | 08:38 WIB
Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Nganjuk melakukan tes kebugaran di Gedung Juang 45 Nganjuk
Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Nganjuk melakukan tes kebugaran di Gedung Juang 45 Nganjuk

 

RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk menggelar tes kebugaran bagi calon jemaah haji (CJH). Hal ini sebagai bagian dari persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Total sebanyak 140 CJH mengikuti kegiatan tersebut.

Peserta tes kebugaran berasal dari beberapa wilayah. Diantaranya Sukomoro, Prambon, Rejoso, serta tambahan dari Tanjunganom. Selain itu, CJH yang sebelumnya belum sempat mengikuti tes juga diikutkan dalam jadwal susulan hari ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk dr. Tien Farida Yani menjelaskan, secara umum hasil tes kebugaran para CJH menunjukkan kondisi yang cukup baik. Meski begitu, pihaknya tetap memberikan perhatian khusus bagi jemaah dengan kondisi fisik tertentu. “Alhamdulillah, hasil tes kebugaran banyak yang bagus. Ini menunjukkan kesiapan fisik para calon jemaah haji cukup baik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, dinkes menerapkan dua metode tes kebugaran yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta. Metode pertama adalah Rockport, yakni berjalan atau berlari ringan sejauh 1,6 kilometer bagi CJH yang dinilai mampu.

Sementara itu, metode kedua adalah tes jalan selama enam menit yang diperuntukkan bagi peserta dengan kondisi fisik tertentu atau keterbatasan. “Kami menggunakan dua metode agar semua calon jemaah haji, dengan kondisi apa pun, tetap bisa mengikuti tes kebugaran ini,” ujar Tien.

Mantan Direktur RSUD Nganjuk ini mengimbau seluruh CJH untuk terus menjaga kondisi kesehatan, baik jasmani maupun rohani, menjelang keberangkatan. Bagi yang hasil kebugarannya masih kurang, diharapkan tidak berkecil hati. “Jaga kesehatannya dan jangan putus asa apabila kebugarannya masih kurang. Masih ada kesempatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, baik fisik maupun mental,” tuturnya.

Sementara itu, Zaenal Abidin, 60, salah satu CJH asal Tanjunganom, mengaku bersyukur dapat mengikuti rangkaian persiapan haji tahun ini bersama sang istri. Ia menyebut, keberangkatan tersebut merupakan hasil penantian panjang selama 14 tahun. “Saya berangkat bersama istri. Nunggu 14 tahun, dari hasil tabungan tani. Alhamdulillah bisa berangkat,” ungkapnya.

Untuk menjaga kebugaran, Zaenal rutin berjalan kaki setiap pagi ke area persawahan. Aktivitas tersebut dilakukan hampir setiap hari dengan durasi sekitar 30 menit.

“Persiapannya jalan-jalan ke sawah pagi hari. Hampir setiap hari saya jalan, rata-rata setengah jam,” tandasnya.

Editor : rekian
#dinas kesehatan nganjuk #tes kebugaran #calon jemaah haji