NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Jemaah haji asal Kabupaten Nganjuk akan melaksanakan umrah setelah menjalankan ibadah haji. Rencananya, umrah dilaksanakan pada 1 Juni nanti. “Sebelum pulang ke Nganjuk, agenda jemaah haji Nganjuk adalah umrah terlebih dulu,” ujar Petugas Haji Daerah (PHD) Kabupaten Nganjuk Luqman Surya.
Pelaksanaan ibadah haji sendiri berjalan lancar. Jemaah haji asal Kota Angin melakukan lempar jumrah tanpa harus berdesakan. Hal ini karena ratusan jemaah haji melakukan lempar jumrah tidak di jam-jam padat. “Kami melempar jumrah setelah salat Subuh,” ujar Luqman.
Menurut Luqman, strategi itu dipilih untuk mengurangi kepadatan sekaligus menghindari risiko kelelahan akibat antrean panjang. Hasilnya, strategi itu sangat mujarab. Suasana setelah jemaah lempar jumrah, langsung padat. Sehingga, mereka harus berdesak-desakan. “Untung kami lempar jumrah pagi hari jadi jemaah bisa istirahat sebelum salat Jumat,” ujarnya.
Luqman menjelaskan, sebagian besar jemaah asal Nganjuk hingga kini masih menjalani mabit atau bermalam di Mina. Namun, beberapa jemaah dengan kondisi tertentu memilih kembali ke hotel di Makkah untuk beristirahat.
Meski telah menyelesaikan lempar jumrah, rangkaian ibadah jemaah asal Nganjuk belum sepenuhnya selesai. Saat ini para jemaah masih berada di Mina.
Sesuai jadwal, jemaah asal Nganjuk direncanakan melaksanakan tawaf ifadah pada 31 Mei mendatang. Setelah itu, pada 1 Juni para jemaah dijadwalkan menjalani umrah wajib sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.
Pihaknya memastikan kondisi jemaah asal Nganjuk hingga saat ini masih terpantau aman dan terkendali. Petugas kesehatan serta pendamping ibadah juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh jemaah dapat menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar. “Semoga semuanya menjadi haji mabrur,” harapnya. (nov/tyo)
Editor : rekian