Jleb! Ma'ruf Amin Ingatkan Muktamar NU Harus Jauh dari Politik Uang

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:01 WIB
Kiai Ma
Kiai Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers. (Foto: M Asad MS)

 

JOMBANG, radarnganjuk.jawapos.com – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma'ruf Amin menyampaikan pesan penting menjelang pembukaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Ia berharap forum tertinggi organisasi tersebut berlangsung lancar, kondusif, dan terbebas dari praktik politik uang.

Baca Juga: Menjelang Muktamar ke-35 NU, PBNU Buka Layanan Pembuatan Surat Usulan AHWA di Registrasi

Pesan itu disampaikan Ma'ruf Amin setelah berziarah ke makam salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah, di kawasan Tambakrejo, Tambakberas, pada Rabu (26/8) malam.

Mantan Wakil Presiden RI ke-13 tersebut berharap Muktamar ke-35 NU mampu melahirkan sosok pemimpin yang benar-benar sesuai dengan harapan warga Nahdliyin.

Baca Juga: Lirboyo Kediri Jadi Titik Kumpul Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU di Jombang

"Harapannya muktamar ini berjalan dengan baik, tidak ada apa-apa, menghasilkan pemimpin yang memang diharapkan," kata Ma'ruf Amin.

Ia menekankan agar seluruh peserta menentukan pilihan berdasarkan hati nurani dan tuntunan para ulama.

Baca Juga: Hadir Muktamar, PKB Nganjuk Sampaikan Selamat Terpilihnya Gus Muhaimin

Proses pemilihan dalam organisasi keagamaan seperti NU, menurutnya, harus mencerminkan akhlak dan nilai-nilai luhur yang selama ini dijunjung oleh para kiai.

Ma'ruf Amin juga secara tegas menyinggung soal politik uang. Ia berharap praktik tersebut tidak muncul dalam proses pemilihan kepemimpinan NU.

Baca Juga: PCNU Nganjuk Menggelar Peringatan 100 Tahun Nahdlatul Ulama, Optimalkan Kinerja Organisasi dengan NU Award

"Ya kita harapkan itu tidak ada, jangan ada, karena tidak layak kalau NU seperti itu," tegasnya.

Sebelum berziarah ke makam Mbah Wahab, Ma'ruf Amin lebih dulu menemui sejumlah kiai sepuh di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Rabu (26/8) siang.

Baca Juga: PCNU Nganjuk Launching Buku Sejarah Islam, Pesantren dan NU di Bumi Anjuk Ladang

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah ulama, di antaranya KH Anwar Manshur, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH 'Athoillah Sholahuddin Anwar, KH Mu'adz Thohir, KH Abdullah Ubab Maimoen, dan KH Muhibbul Aman Aly.

Dalam pertemuan tersebut, Ma'ruf Amin bersama para kiai sepuh turut membahas pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Baca Juga: PCNU Nganjuk Puasa Tanggal 12 Maret 2024

Salah satu poin yang ditekankan adalah memberikan keleluasaan kepada peserta untuk menentukan pilihan secara mandiri, tanpa tekanan atau intervensi dari pihak mana pun.

Ia juga meminta panitia memastikan seluruh tahapan muktamar berlangsung aman dan tertib, serta menjaga proses permusyawaratan berjalan demokratis dan jujur.

Baca Juga: PCNU Nganjuk Launching Buku Sejarah Islam, Pesantren dan NU di Bumi Anjuk Ladang

"Kepada para pelaksana, para panitia supaya menjaga supaya muktamar ini berjalan dengan kondusif. Jangan terjadi apa-apa dan supaya berjalan secara demokratis dan jujur sesuai dengan akhlak NU," ujarnya.

Baca Juga: Inilah Inovasi Lesbumi NU Nganjuk di di Harlah Ke-101 Nahdlatul Ulama

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.

Forum lima tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyin untuk menentukan arah kepemimpinan sekaligus perjalanan organisasi ke depan. 

Editor : rekian
muktamar nu 2026 Ma'ruf Amin politik uang jombang Pondok Pesantren Lirboyo