Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Status Gunung Lewotobi Naik Menjadi Awas, Berikut 6 Desa Yang Harus Mengungsi

Redaksi Radar Nganjuk • Jumat, 14 Februari 2025 | 21:25 WIB
Gunung Lewatobi
Gunung Lewatobi

JP Radar Nganjuk- Muhammad Wafid, Kepala Badan Geologi menghimbau masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 6 km dari puncak gunung dan sektoral sejauh 7 km ke arah barat daya hingga barat laut.


Hal tersebut dikarenakan aktivitas Gunung Lewatobi Laki Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) naik ke level awas (IV) per hari Kamis (13/2).


Gunung Lewotobi Laki-Laki adalah salah satu gunung api aktif yang ada di Flores Timur, NTT dengan ketinggian 1.703 mdpl.


Hampir sepanjang tahun 2024 lalu aktivitas vulkaniknya fluktuatif.


Sejak 3 Januari 2025 sampai 13 Februari 2025, Gunung Lewatobi Laki Laki tercatat telah menghasilkan 43 kali gempa letusan, 59 kali gempa dengan frekuensi rendah, 87 kali gempa hembusan, dan 388 kali harmonik.


Lonjakan aktivitas yang terjadi pada periode tersebut menghasilkan catatan adanya kejadian gempa vulkanik dalam, yang menandakan bahwa magma naik ke permukaan pada tubuh Gunung Lewatobi.


Akibat kejadian ini masyarakat yang bermukim di 6 desa yang masuk dalam radius zona merah gunung tersebut harus mengungsi ke lokasi pengungsian lama.


6 desa tersebut adalah Desa Boru, Dulipadi, Nobo, Hokeng Jaya, Nawakote, Klantanlo.


Setidaknya ada sekitar 8.431 warga berasal dari Kecamatan Sikka, Ile Mandiri, Adonara Timur, Larantuka, Demon Pagong, Wulanggitang, Ile Bura, dan Titihena yang mengungsi akibat adanya aktivitas aktif Gunung Lewotobi.

 

Penulis: Effa Desiana Hidayah

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#ntt #erupsi #flores #Lewotobi Laki Laki #vulkanik #indonesia #Lewotobi #gunung meletus