JP Radar Nganjuk - Grup musik D'Masiv baru-baru ini merayakan ulang tahun ke-22 mereka dengan cara yang unik dan berbeda.
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, band yang terkenal dengan lagu hitsnya ini membeli hak penamaan untuk salah satu halte TransJakarta di Jakarta Selatan.
Halte yang sebelumnya dikenal sebagai Halte Petukangan Utara kini resmi berganti nama menjadi Halte Petukangan D'Masiv.
Keputusan untuk mengganti nama halte ini diumumkan melalui akun Twitter resmi TransJakarta, yang menampilkan peta rute dengan penunjuk halte baru tersebut.
Pengumuman ini kemudian dibagikan oleh Rian Ekky Pradipta, vokalis D'Masiv, yang juga mengonfirmasi bahwa perubahan nama ini adalah bagian dari perayaan ulang tahun band mereka.
Langkah ini bukan hanya sebagai bentuk apresiasi terhadap perjalanan karier mereka, tetapi juga sebagai simbol kedekatan dengan kota Jakarta.
Pemilihan halte Petukangan Utara sebagai tempat untuk mengganti nama memiliki arti khusus bagi D'Masiv.
Mereka memiliki kenangan mendalam dengan kawasan tersebut, karena itulah tempat mereka memulai perjalanan musikal mereka.
Sebelum menjadi terkenal, band ini sering berlatih di Blewah Studio yang terletak di sekitar Petukangan, sehingga area tersebut menjadi saksi bisu atas perjalanan panjang mereka menuju popularitas.
Tak hanya perubahan nama halte, D'Masiv juga menambah sentuhan pribadi dengan merakam pengumuman suara di bus TransJakarta.
Pengumuman tersebut mengingatkan penumpang untuk berhati-hati dan tidak menyerah, mengacu pada pesan positif dari lagu populer mereka, "Jangan Menyerah".
Ini memberikan kesan spesial, memperlihatkan bahwa D'Masiv ingin menyampaikan semangat mereka tidak hanya melalui musik, tetapi juga melalui fasilitas publik.
Tindakan ini juga memperlihatkan tren baru dalam pemasaran melalui naming rights yang semakin populer di Indonesia.
Sebelumnya, perubahan nama halte atau stasiun juga terjadi di beberapa lokasi lain, seperti Stasiun MRT Cipete Raya, yang mengganti namanya setelah mendapatkan hak penamaan.
Langkah kreatif ini jelas memperkaya pengalaman publik sekaligus memberikan warna baru bagi fasilitas transportasi di Jakarta.
Penulis : Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira