Plakat "Lorem Ipsum" di Tugu Titik Nol IKN Jadi Bahan Guyonan Netizen
Elna Malika• Sabtu, 19 April 2025 | 13:33 WIB
Plakat
JP Radar Nganjuk – Sebuah unggahan di platform X oleh akun @jeJAKAki pada 17 April 2025 mengundang perhatian publik.
Foto yang dibagikan menampilkan plakat "Tugu Titik Nol" di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, yang seharusnya menjadi simbol bersejarah proyek pemindahan ibu kota.
Namun, alih-alih berisi informasi bermakna, plakat tersebut justru dipenuhi teks "Lorem Ipsum," sebuah teks placeholder yang biasa digunakan desainer untuk mengisi ruang sementara.
Dalam gambar tersebut, plakat bertuliskan "Tugu Titik Nol - Center Point" tampak berdiri di area terbuka dengan latar pemandangan hijau.
Sayangnya, teks di bawahnya berbunyi "LOREM IPSUM DOLOR AMET, CONSECTETUER ADIPISCING ELIT," diikuti kalimat-kalimat acak dalam bahasa Latin yang tidak memiliki arti.
@jeJAKAki
pun berkomentar, "Temen ada yg iseng ke Nusantara kirim foto ini.. Komen gue: kok bisa selengah ini yaa??," disertai emoji tawa.
Teks "Lorem Ipsum" sendiri merupakan dummy text yang sering dipakai dalam dunia desain grafis untuk tata letak sementara sebelum konten asli dimasukkan.
Teks ini berasal dari karya Cicero, filsuf Romawi, yang telah diacak sejak abad ke-16.
Namun, keberadaannya di plakat resmi proyek sebesar IKN yang menelan anggaran triliunan rupiah memunculkan tanda tanya soal profesionalisme pengelolaan proyek tersebut.
Netizen langsung ramai menanggapi unggahan tersebut dengan nada humor sekaligus sindiran.
menulis, "Memang Lorem ipsum itu motto IKN, biasanya desainer pake buat dummy, ya sama kaya IKN yang cuma dummy."
Komentar ini mencerminkan pandangan sebagian masyarakat yang mempertanyakan kesiapan proyek IKN sebagai ibu kota baru.
Pengguna lain,
@coffebit
, menambahkan candaan dengan mengatakan, "Lorem ipsum dolor si amet artinya kita di sini semua dolor (sodara),"
Memainkan kata "dolor" yang dalam bahasa Latin berarti "sakit," tetapi dalam bahasa Jawa bisa diartikan "saudara." Komentar ini mengundang tawa netizen lainnya.
Tak hanya itu, beberapa pengguna menemukan fakta bahwa teks "Lorem Ipsum" di plakat tersebut bahkan salah ketik.
menunjukkan, "Kurang kata 'sit', harusnya Lorem ipsum dolor sit amet, dan 'consecteteur' harusnya 'consectetur'." Ia juga memberikan versi yang benar: "Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit."
Lebih mengejutkan, ternyata plakat ini bukan satu-satunya yang menggunakan teks placeholder.
@TorroSTY
mengungkapkan bahwa setelah mengecek di YouTube, ia menemukan plakat lain di IKN dengan teks serupa.
Namun, keberadaan plakat dengan teks "Lorem Ipsum" memicu kritik terhadap pengawasan dan ketelitian dalam proyek ini.
Kejadian ini menjadi sorotan yang lebih luas terkait pengelolaan IKN.
Sejak diumumkan pada 2019, proyek ini kerap menuai pro dan kontra, mulai dari isu anggaran hingga dampak lingkungan.
Plakat "Lorem Ipsum" pun menjadi simbol dari kritik tersebut, seolah menunjukkan bahwa proyek ini belum sepenuhnya matang.
Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pengelola IKN untuk lebih teliti dalam setiap detail.
Sebagai proyek yang digadang-gadang menjadi wajah baru Indonesia, IKN seharusnya mencerminkan profesionalisme, termasuk dalam hal sekecil plakat, agar visi ibu kota modern dan inklusif dapat tercapai tanpa cela.