Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Sempat Dibajak dan Dilarang, Film "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" Resmi Rilis! Ini Link YouTubenya

rekian • Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:33 WIB
Poster Pesta Babi setelah resmi rilis.
Poster Pesta Babi setelah resmi rilis.

 

RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM— Setelah melalui dinamika yang cukup panjang, film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita akhirnya resmi dirilis secara daring untuk publik. Masyarakat yang penasaran kini dapat menyaksikan film tersebut secara gratis melalui kanal YouTube resmi Redaksi JubiTV sejak Jumat (22/5).

"Selamat menonton," ujar Dandhy Dwi Laksono, produser film tersebut, menyambut perilisan resmi ini.

Badai Pembajakan dan Upaya Meredam Diskusi

Sebelum resmi dilepas ke YouTube, film yang menyoroti isu lingkungan dan kondisi sosial masyarakat di Papua ini sempat menuai respons yang beragam. Pihak pembuat film awalnya menerapkan metode pemutaran terbatas melalui Nonton Bareng (Nobar) dengan syarat minimal 10 penonton. Langkah ini sengaja diambil untuk memantik ruang diskusi di tengah masyarakat.

Baca Juga: Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rentetan Pelarangan Film ‘Pesta Babi’: Konstitusi Sedang Dikangkangi!

Namun, alih-alih berjalan mulus, film ini justru menjadi sasaran pembajakan massal oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Uniknya, setelah melaporkan ke pihak YouTube karena menyebarkan film ini tanpa izin, muncul lagi akun baru yang melakukan hal serupa. Dan jumlahnya semakin banyak.

Fenomena ini memicu spekulasi bahwa pembajakan masif tersebut bukan sekadar urusan ekonomi, melainkan ada motif lain di baliknya. Bivitri Susanti, Akademisi dan Pakar Hukum Tata Negara mengatakan, jika konsep nonton bareng itu tujuannya agar film ini didiskusikan dan dibahas bersama.  Bivitri menilai, penyebaran film secara ilegal ini sengaja dilakukan untuk memecah fokus masyarakat dan mencegah terjadinya ruang diskusi.

Ruang Ekspresi yang Tak Terbendung

Selain masalah pembajakan, pemutaran film ini di sejumlah daerah juga sempat menghadapi tantangan berupa pembubaran paksa dengan dalih masalah perizinan.

Baca Juga: SIEJ Kecam Pelarangan Nobar Film "Pesta Babi": Bentuk Sensor dan Pelanggaran HAM

Meski terus ditekan, ruang berekspresi dan berkumpul masyarakat untuk menyaksikan Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita terbukti tidak padam. Di berbagai tempat, agenda Nobar tetap berjalan secara bergerilya.

Kini, dengan hadirnya film ini di kanal YouTube Redaksi JubiTV, masyarakat luas memiliki akses penuh dan legal untuk menyaksikan sekaligus mencerna pesan sosial yang ingin disampaikan oleh pembuat film.

Berikut adalah link YouTube Film Pesta Babi: https://youtu.be/MpdrWgDRVf8?si=yjNXDzC88pwGTQQV

Editor : rekian
#Pesta Babi #film pesta babi #Dandhy Dwi Laksono #Bivitri Susanti #papua