Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Klarifikasi soal Dugaan Penyelundupan terhadap Mama Yasinta: Keluarga Minta Pengawalan Setelah Hilang Kontak

rekian • Minggu, 31 Mei 2026 | 21:29 WIB
Keluarga Mama Yasinta saat memberikan klarifikasi. (Foto: SC YouTube Redaksi JubiTV)
Keluarga Mama Yasinta saat memberikan klarifikasi. (Foto: SC YouTube Redaksi JubiTV)

 

PAPUA, RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM— Pernyataan keluarga yang mengaku kerabat “Mama” Yasinta viral dan beredar luas di media sosial. Video tersebut bersumber dari kanal YouTube Redaksi JubiTV pada Minggu (31/5). Dalam video klarifikasi, salah satu anak Mama Yasinta menyampaikan kekhawatiran keluarga atas hilangnya kontak dengan Yasinta. Keluarga Mama Yasinta menduga adanya upaya penyelundupan (penculikan.Red) yang dilakukan secara sepihak.

Menurut penjelasan anggota keluarga dalam rekaman itu, keluarga kehilangan komunikasi setelah video Mama Yasinta tersebar di media. Saat keluarga mencoba menghubungi, upaya komunikasi tidak berhasil. Keluarga menduga Yasinta berada di bawah tekanan dan ada perencanaan untuk mengambil data dari dirinya.

Baca Juga: Sempat Dibajak dan Dilarang, Film "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" Resmi Rilis! Ini Link YouTubenya

Rangkaian kejadian yang disampaikan keluarga. Pada Minggu, 24 Mei 2026, keluarga kehilangan kontak dengan Mama Yasinta. Itu terjadi setelah video Mama Sinta beredar di media. Keluarga mengatakan jika Mama Sinta tidak bermalam di rumahnya sebelum videonya tersebar luas. Saat itu, Mama Yasinta berada di Kampung Wogekel, Distrik Ilwayab.

Pada Senin, 25 Mei 2026, keluarga menyebut jika ada pihak tertentu membawa Yasinta tanpa sepengetahuan keluarga, diduga melalui jalur laut menuju Merauke, lalu menggunakan jet ke Timika dan ke Boven Digoel. Sejak tiba di Merauke, keluarga menyatakan tidak menerima kabar lagi dari Mama Sinta.

Baca Juga: Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rentetan Pelarangan Film ‘Pesta Babi’: Konstitusi Sedang Dikangkangi!

Atas kejadian tersebut, keluarga meminta agar lembaga negara dan HAM membantu mereka untuk mengambil langkah mengawal Mama Sinta. Mulai dari LPSK, Komnas HAM dan Komnas Perempuan.

Keluarga juga menyampaikan kekhawatiran bahwa Yasinta diduga diintimidasi terkait kegiatannya sepanjang 2024–2026. Mereka menilai tindakan itu dapat membenturkan keinginan (perjuangan, Red) Yasinta.

Baca Juga: SIEJ Kecam Pelarangan Nobar Film "Pesta Babi": Bentuk Sensor dan Pelanggaran HAM

Mama Yasinta sebelumnya sempat menghebohkan publik karena mengaku tidak diberitahu ketika gambarnya dijadikan cover dan ditampilkan dalam film berjudul Pesta Babi. Karena hal tersebut, ia meminta penghentian film dan melaporkan insiden itu ke Polda Metro Jaya di Jakarta.

 

Editor : rekian
#Pesta Babi #Mama Yasinta #Mama Sinta #Merauke #Boven Digoel