Pria Asal Gondang Nganjuk Menghilang saat KM Virgo Tenggelam

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 10:32 WIB
Pria Gondang Menghilang saat KM Virgo Tenggelam
Pria Gondang Menghilang saat KM Virgo Tenggelam

NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com- Sri Wahyuni, 35, warga Desa Kedungglugu, Kecamatan Gondang bersedih. Karena nasib Warmin, 41, suaminya belum jelas. Hingga kemarin, keberadaan Warmin belum diketahui setelah KM Virgo Transport 8 yang ditumpanginya tenggelam di Perairan Laut Jawa.

Sri masih berharap suaminya ditemukan dalam keadaan selamat. Saat ditemui di rumahnya, Sri lebih banyak terdiam. Tatapannya kosong mengarah ke depan rumah. Sesekali, dia berusaha menahan tangis saat menceritakan kabar terakhir dari suaminya.

Warmin merupakan salah satu penumpang KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Kapal tersebut mengalami musibah pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WIB.

Nama Warmin tercatat dalam manifest penumpang kapal. Namun, sejak kapal berangkat, Sri tidak lagi mendapat kabar dari suaminya. Sebelum keberangkatan, Warmin sempat mengirim pesan WhatsApp (WA) kepada Sri. Dia mengabarkan kapal segera berangkat dan kemungkinan tidak bisa berkomunikasi karena tidak ada sinyal selama perjalanan. “Suami sempat menelepon kalau kapal mau berangkat dan akan tidak ada sinyal. Setelah itu saya tidak mendapat pesan lagi,” ujar Sri.

Kemudian, Sri mengetahui kabar musibah KM Virgo Transport 8 dari pemberitaan. Sejak saat itu, dia terus menunggu informasi mengenai keberadaan suaminya.

Warmin diketahui sudah enam tahun merantau ke Kalimantan. Dia bekerja sebagai sopir di salah satu perusahaan. Bersama Sri dan dua anak mereka Warmin tinggal di Kalimantan untuk mencari nafkah.

Awal September lalu, Warmin dan Sri kembali ke kampung halaman. Keduanya tiba di Nganjuk pada Jumat (11/9). Namun, Warmin hanya sehari berada di Nganjuk. Sabtu (12/9) siang, dia kembali berangkat menuju Kalimantan.

Kali ini, Warmin membawa pikap miliknya yang bermuatan kol dan singkong. Sayuran tersebut rencananya dijual di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Warmin memang tengah mencoba memulai usaha menjual sayuran. Setelah dari Nganjuk, dia menuju Surabaya untuk melanjutkan perjalanan menggunakan KM Virgo Transport 8. “Impian suami saya menjalankan usaha menjual sayuran. Dia baru memulainya saat itu. Sayuran yang dibawa kol dan singkong,” ungkap Sri.

Rencananya, setelah tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Warmin melanjutkan perjalanan darat menuju Palangka Raya. Namun, rencana tersebut belum terwujud setelah kapal yang ditumpanginya mengalami musibah.

Sri mengatakan, kakak iparnya hingga kini masih berada di Pelabuhan Trisakti untuk menunggu informasi terbaru mengenai Warmin.

Sementara itu, Sri bersama dua anaknya, Bima Wahyu Bagus Samudra, 15, dan Najia Wahyu Rizhan Hasrina, 5, terus menunggu kepastian. Mereka juga rutin berdoa agar Warmin segera ditemukan. “Suami saya sosok pekerja keras. Dia juga baik kepada kami. Saya yakin suami selamat,” ujarnya. 

 

Editor : Novanda Nirwana
kapal virgo kapal tenggelam kecamatan gondang