NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Pemain bintang Indonesia, Pratama Arhan, telah mengalami masa sulit di Suwon FC, padahal baru bergabung di klub Korea Selatan itu pada awal tahun 2024. Meskipun rajin berlatih, Arhan belum pernah mendapatkan tempat utama di skuad Suwon FC dan hanya bermain satu kali dalam 31 pertandingan Liga Korea Selatan 2024.
Pertandingan itu berlangsung pada pekan ke-14, saat Suwon FC kalah dari Jeju United dengan skor 0-1. Arhan hanya bermain tiga menit sebelum mendapatkan kartu merah dan terkena skors kartu merah dalam dua laga selanjutnya, sehingga tidak pernah lagi masuk dalam skuad Suwon FC.
Keterampilan dan kompetensi Arhan di lapangan masih diragukan. Petinggi Suwon FC mengatakan bahwa Arhan masih kurang kompetitif untuk berdiri di pentas teratas Liga Korea Selatan (K-League 1) dan mungkin lebih cocok bermain di K-League 2. Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Arhan mungkin tidak akan dipilih oleh pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, untuk bermain di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 selanjutnya, mengingat banyaknya pemain di lini belakang.
"Arhan memang rajin berlatih, namun dia sering dipanggil ke timnas Indonesia. Kalau saya agak melebih-lebihkan, waktu yang dihabiskannya di Korea sama saja dengan waktu yang dihabiskannya di timnas Indonesia. Dia akan masuk ke timnas Indonesia jika sudah terbiasa," kata petinggi Suwon FC, dikutip dari Sports G.
"Namun, dari segi skill, dia masih agak kurang untuk bisa berdiri di pentas teratas Liga Korea Selatan (K-League 1). Saya rasa dia akan cukup kompetitif di K-League 2," tambah petinggi itu.
Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa Arhan memang belum menjadi pilihan utama pelatih Suwon FC, Kim Eun-joong. Diharapkan, Arhan bisa segera mendapatkan tempat utama di Suwon FC agar terus berkembang.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk