Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Mengenal Stopper Persenga Nganjuk Ryzwhan Andrianzah, Dirikan SSB Gratis untuk Cetak Pemain Timnas

Karen Wibi • Minggu, 23 Februari 2025 | 18:42 WIB
Pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) Merpati Putra berlatih setiap hari untuk menjadi pemain Timnas Indonesia.
Pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) Merpati Putra berlatih setiap hari untuk menjadi pemain Timnas Indonesia.

Perjalanan Persenga Nganjuk di kompetisi Liga 4 Jawa Timur (Jatim) telah usai di babak 16 besar. Tim telah dibubarkan.

Para pemain harus kembali kegiatannya masing-masing. Salah satunya Ryzwhan Andrianzah yang kini menjadi pelatih sekolah sepak bola (SSB) di desanya.

 

“Ayo fokus…fokus…fokus…jangan bercanda ketika latihan,” teriak seorang pria di tepi Lapangan Desa Nglaban, Kecamatan Loceret kemarin. Suaranya lantang. Kontras dengan kondisi lapangan yang kala itu sedikit hening.

Dan sekali mendengar arahan pria itu, para pemain langsung terlihat fokus. Guyonan yang terjadi di sela-sela latihan langsung hilang.

Ya, pria tersebut adalah pelatih sekolah sepak bola (SSB) Merpati Putra yang ada di Desa Nglaban, Kecamatan Loceret. Pecinta sepak bola di Kabupaten Nganjuk tentu tidak asing dengan pria itu.

Karena memang, selain menjadi pelatih SSB, pria tersebut juga menjadi pilar Persenga Nganjuk di dua musim terakhir. Dia adalah Ryzhwan Andrianzah.

Usia Ryzhwan masih 25 tahun. Namun dia sudah memiliki banyak pengalaman di dunia sepak bola.

Selain sudah bermain selama dua musim di Persenga, dia juga sudah membela banyak klub lain. Salah satunya Persedikab Kediri dan Cimahi Putra.

“Dua musim ini saya pulang ke Nganjuk. Bermain untuk Persenga,” ujarnya.

Pengalaman itulah yang ingin dia bagi ke anak-anak di Kabupaten Nganjuk. Bak gayung bersambut, di tahun 2021, Kepala Desa Nglaban meminta tolong kepada Ryzhwan.

Permintaannya adalah untuk mengurus lapangan di Desa Ngalaban. Dengan cara membuat kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak sekitar.

Saat itu, Ryzhwan langsung kepikiran untuk membentuk SSB. Targetnya adalah anak-anak di desa tersebut.

Dia lalu mulai aktif melatih di SSB. Tak disangka peminatnya membeludak. Tidak hanya dari dalam desa. Namun dari luar Kecamatan Loceret.

“Kalau dari catatan, anak yang ada di SSB ini mencapai 100 lebih. Namun yang aktif latihan hanya 80 an,” tambah pemain yang berposisi sebagai bek tengah itu.

Lebih spesialnya lagi, SSB tersebut tidak dipungut biaya sama sekali. Mereka dapat berlatih secara gratis.

Ryzhwan melakukannya dengan cuma-cuma. Dengan tujuan agar anak-anak di Kabupaten Nganjuk terhindar dari pergaulan negatif. 

“Saya ingin ada pemain timnas dari Nganjuk,” tegasnya. (wib/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#sepak bola #Berita Hari Ini #Timnas Indonesia #jawa pos radar nganjuk #persenga #olahraga #nganjuk #radar nganjuk #ssb