NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pergantian Pelatih Timnas Indonesia senior Shin Tae Yong (STY) dengan Patrick Kluivert membuat netizen waswas. Mereka takut apa yang menimpa STY dialami Nova Arianto.
Karena mantan asisten STY itu sukses mencetak sejarah dengan membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia 2025 di Qatar. "PSSI jangan ganti Nova Arianto. Jangan sampai apa yang dialami STY menimpa Nova," ujar Prasetyo Cahyo, 44, warga Kertosono, Kabupaten Nganjuk.
Saat menahkodai Timnas U-17, Nova berhasil meraih dua kemenangan beruntun di grup C Piala Asia U-17. Keberhasilan itu membuat Timnas Indonesia U-17 lolos Piala Dunia U-17. Hal itu diakui Nova karena ada peran Shin Tae Yong.
Nova mengaku jika strategi mengalahkan Korea Selatan U-17 dengan skor 1-0 adalah strategi yang diterapkan STY saat Timnas U-23 mengalahkan Korsel U-23. Saat itu, Nova adalah asisten Pelatih STY.
Kemudian, keberhasilan mengalahkan Yaman U-21 juga mirip seperti yang dilakukan saat STY sukses membawa Timnas U-23 mengalahkan Jordania U-23. Skornya juga sama yaitu 4-1.
Atas kebehasilan itu, Nova jadi pelatih lokal yang membawa Timnas Indonesia U-17 tampil dua kali di Piala Dunia. Hal itu terjadi pada tahun 2023. Saat itu, Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 setelah gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Otomatis, keikutsertaan Timnas U-17 di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar akan menjadi yang kedua.
Bedanya, lolos Piala Dunia U-17 sangat spesial. Karena Evandra dkk loloa lewat jalur kualifikasi. Bukan ditunjuk jadi tuan rumah.
Apalagi, Garuda Muda lolos dengan perjuangan ekstrakeras. Evandra dkk sukses meraih tiket lolos ke Piala Dunia U-17 itu diraih setelah anak asuh Nova Arianto bisa mengalahkan Yaman U-17 di laga kedua Grup C pada Senin malam (7/4).
Skornya 4-1 (2-0). Empat gol Timnas Indonesia U-17 dicetak oleh Gholy, Fadly Alberto, dan dua gol diborong Evandra. Sedangkan, satu gol Yaman U-17 dicetak lewat titik putih melalui sepakan Al Garash, kapten Timnas Yaman U-17. Penalti diberikan setelah Putu Panji melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Kemenangan atas Yaman membuat Timnas U-17 menyegel posisi dua besar di grup sebagai syarat lolos langsung ke Piala Dunia U-17. Karena di laga perdana, Timnas U-17 sukses mencetak sejarah.
Pada Sabtu malam (4/4), Putu Panji dkk berhasil mengalahkan Timnas Korea Selatan U-17 dengan skor 1-0. Gol semata wayang Garuda Muda dicetak Evandra pada menit ke-90+1.
Kemenangan atas Korsel U-17 sangat penting. Ini kemenangan perdana Timnas U-17 atas Negeri Gingseng tersebut di level U-17.
Dengan kemenangan itu memastikan Garuda Muda lolos ke babak selanjutnya. Timnas U-17 memimpin grup dengan meraih 6 poin. Hasil dari dua kali menang dari dua laga.
Keberhasilan lolos ke Piala Dunia U-17 berarti Nova Arianto berhasil memenuhi target dari PSSI. Karena sebelumnya, PSSI memasang target Timnas Indonesia U-17 harus lolos ke Piala Dunia.
Karena itu, Putu Panji dkk harus digembleng latihan keras di Training center (TC) jangka panjang di dalam negeri dan luar negeri sebelum tampil di Piala Asia U-17.
Akhirnya, mereka memberi bukti dengan meraih enam poin di dua laga untuk memastikan lolos ke Piala Dunia U-17 di Qatar dan melaju ke babak selanjutnya di Piala Asia U-17. (tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira