NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Kemenangan Timnas U-17 4-1 atas Yaman dalam laga kedua Grup C Piala Asia U-17 2025 di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah Senin (7/4) kemarin menjadi berita membahagiakan.
Euforia kemenangan tidak hanya dirasakan oleh para pemain yang berusaha sekuat tenaga di atas lapangan hijau. Para supporter yang senantiasa mendukung dari kursi penonton juga turut bersorak atas kemenangan tersebut.
Setelah sukses menaklukan sang Macan Asia di pertandingan sebelumnya yang disebut-sebut sebagai tim terkuat di Asia, kemenangan atas Yaman kemarin tidak lepas dari peran Kapten Garuda Muda yang memimpin rekan-rekannya sehingga berhasil meraih dua kemenangan berturut.
Ia adalah I Putu Panji Apriawan. Lahir di Kabupaten Tabana, Bali pada 2 April 2008 turut menjadi sorotan. Panji yang tampil dengan tenang selama pertandingan melawan Yaman berlangsung meskipun pertandingan penuh dengan tekanan.
Memiliki tinggi badan 178 CM, postur tubuhnya menjadi postur ideal bagi seorang yang berada di bek tengah.
Sebelum mengemban tugas sebagai tulang punggung Timnas U-17 yang saat ini berjuang di ajang Piala Asia U-17, Putu dikenal sebagai anak pemalu dan polos oleh keluarganya.
Pemilik zodiak Aries itu mulai menjajakan karirnya di dunia sepak bola melalui
Pemilik zodiak Aries itu bahkan, sama sekali tidak menunjukkan potensinya dibidang olahraga bola ini.
Namun, semua bermula saat sang ayah, I Made, Swantika, memutuhkan untuk memasukkan ke dalam Sekolah Sepak Bola (SSB) Munggu.
Awalnya, sang ayah berniat memasukkan Putu ke sekolah tersebut agar Putu tidak bermain Handphone terus menerus. Setelah masuk, ternyata Putu memiliki talenta di bidang sepak bola dan baka itulah yang membawanya sampai di titik ini.
Setelahnya, pada tahun 2022, Putu bergabung dengan Arema Youth. Kemudian, putu bergabung dengan klub sepak bola daerah asalnya, Bali United Youth pada tahun 2023 lalu.
Karirnya berlanjut hingga saat ini bergabung dan ikut mengharumkan nama bangsa melalui skuad Timnas U-17. Dibawah pelatih Nova Arianto, Putu diberikan kepercayaan untuk mengisi posisi sebagai Kapten dalam tim.
Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira