JP Radar Nganjuk - Dunia MotoGP kembali diguncang kabar mengejutkan!
Jorge Martin disebut-sebut ingin meninggalkan Aprilia Racing, meski kontraknya baru akan habis pada akhir MotoGP 2026.
Namun ternyata, keputusan memutus kontrak sebelum waktunya bukan hal baru di ajang balap motor paling bergengsi ini.
Faktanya, di grid MotoGP 2025, setidaknya ada tiga pembalap papan atas yang pernah mengambil langkah drastis dengan mengakhiri kontrak mereka lebih cepat.
Siapa saja mereka? Berikut ulasan lengkapnya!
1. Johann Zarco – Putus Kontrak di Tengah Musim Pembalap asal Prancis, Johann Zarco, sempat menjadi sorotan saat memilih hengkang dari tim pabrikan KTM pada MotoGP 2019.
Padahal, ia sudah mengikat kontrak untuk dua musim, yaitu 2019 dan 2020.
Namun, performa motor KTM yang dianggap tidak kompetitif membuat Zarco frustrasi.
Ia akhirnya memilih memutuskan kontrak lebih cepat di tengah musim berjalan.
Keputusan berani ini membuktikan betapa pentingnya motor yang bisa bersaing di lintasan bagi para pembalap.
2. Maverick Vinales – Dipecat karena Kontroversi Maverick Vinales menjadi pusat perhatian pada MotoGP 2021 usai insiden kontroversial di GP Styria.
Ia diduga sengaja merusak mesin motor Yamaha miliknya sebagai bentuk protes.
Awalnya, Vinales dan Yamaha sepakat menyelesaikan kontrak hingga akhir musim 2021.
Namun, insiden tersebut membuat hubungan keduanya memanas hingga akhirnya Vinales resmi dipecat di tengah musim.
Drama ini menjadi salah satu kisah paling heboh di MotoGP.
3. Marc Marquez – Hengkang dari Honda Demi Motor Kompetitif Inilah nama paling fenomenal!
Marc Marquez sebenarnya masih terikat kontrak dengan Repsol Honda hingga akhir MotoGP 2024, usai memperpanjang kontrak pada awal 2020.
Namun, cedera parah dan performa buruk Honda selama tiga musim berturut-turut membuat Marquez kehilangan harapan.
Ia akhirnya mengambil keputusan besar untuk memutus kontraknya lebih cepat pada akhir musim 2023.
Keputusan tersebut membuka jalan bagi Marquez untuk bergabung dengan Gresini Racing pada 2024, dan kini, di MotoGP 2025, ia membela Ducati Lenovo tim paling kompetitif saat ini.
Marquez pun kembali jadi penantang serius dalam perebutan gelar juara dunia.
Itulah tiga pembalap MotoGP 2025 yang pernah memilih mengakhiri kontrak mereka lebih cepat demi masa depan yang lebih baik.
Dari Johann Zarco hingga Marc Marquez, semua membuktikan bahwa dalam dunia balap, performa dan ambisi selalu jadi prioritas utama.
Menariknya, dua dari tiga nama tersebut masih berjuang mengembalikan performa terbaik mereka. Siapa yang bakal kembali bersinar?
Jangan lewatkan update berita MotoGP terbaru hanya di radarnganjuk.jawapos.com! Follow juga media sosial kami agar tak ketinggalan info viral dan tren balap terkini.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk