JP Radar Nganjuk - Andrea Iannone, pembalap tim Go Eleven Ducati, memberi sinyal bahwa musim 2024 bisa jadi musim terakhirnya di ajang World Superbike (WorldSBK).
Dalam sebuah wawancara dengan GPOne, Iannone mengungkapkan bahwa masa depannya akan sangat bergantung pada negosiasi kontrak untuk musim 2026.
Performa Naik-Turun, Iannone Mulai Pikirkan Masa Depan
Iannone mengakui bahwa awal musim ini berjalan cukup baik. Namun, hasil buruk dalam dua balapan terakhir membuatnya merenung.
"Kejuaraan ini dimulai dengan sangat baik, tetapi dua balapan terakhir adalah bencana. Saat ini, saya bisa saja berhenti besok karena semuanya terasa tidak mudah," ujar mantan pembalap MotoGP itu.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi pembalap dari tim independen. "Level kompetisinya sangat tinggi, dan bersama tim privat, semuanya jadi lebih rumit."
Baca Juga: Marc Marquez Finis Ketiga di Silverstone Meski Terjatuh: “Kami Keluarga yang Paling Beruntung”
Kontrak 2026 Jadi Penentu
Meski kontraknya bersama Go Eleven Ducati akan berakhir di penghujung 2024, Iannone masih membuka peluang untuk melanjutkan karier, asalkan ada tawaran menarik dari tim pabrikan.
"Kami sedang berbicara. Jika ada pabrikan resmi yang datang dengan penawaran masuk akal, tentu saya akan menyambutnya," ujarnya.
Tujuan utama Iannone cukup jelas: meraih gelar dunia. "Saya ingin bertarung untuk gelar juara dunia.
Itu satu-satunya pencapaian yang belum saya raih. Di WorldSBK peluangnya ada, tapi kamu butuh paket yang kompetitif."
Baca Juga: Zarco Kembali ke Podium: Strategi Ban Soft Antar Castrol Honda LCR Raih Hasil Positif
Siap Lanjut atau Pamit
Pembalap asal Italia ini menegaskan bahwa jika ada tim yang memberinya peluang untuk menang, ia bersedia lanjut beberapa musim lagi.
Namun jika tidak, ia tak ragu untuk gantung helm. "Apa yang saya lakukan pada 2024 dan tahun ini sudah cukup bagus. Tapi untuk bisa menang, kamu harus punya motor terbaik.
Kalau ada solusi yang tepat, saya akan lanjut. Jika tidak, saya akan pensiun."
Cedera Tak Hentikan Semangat
Meski sempat mengalami insiden highside dan cedera kaki di Most, Iannone tetap ambil bagian dalam sesi tes di Misano pekan ini.
Hal ini menunjukkan tekadnya yang masih membara, walaupun masa depannya masih belum jelas.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Persembahkan Kemenangan Bersejarah untuk Aprilia di MotoGP Inggris
Dinamika Pasar Pembalap WorldSBK
Pasar pembalap WorldSBK untuk musim 2026 juga tengah dalam fase yang sangat dinamis.
Dua bintang besar Toprak Razgatlioglu dan Nicolo Bulega masih belum memperpanjang kontrak mereka dengan BMW dan Ducati.
Rumor menyebutkan keduanya mempertimbangkan pindah ke MotoGP.
Selain itu, Alvaro Bautista dan Jonathan Rea juga belum memastikan masa depan mereka, sehingga ada kemungkinan besar perubahan besar dalam komposisi pembalap musim 2026.
Kondisi ini bisa membuka peluang bagi Iannone jika ada kursi kosong di tim papan atas.
Rencana Setelah Balap
Jika memang harus pensiun, Iannone menyatakan sudah memiliki rencana di luar dunia balap. Ia tertarik menekuni dunia konstruksi, hiburan, kuliner, bahkan membina pembalap muda melalui program pengembangan khusus.
Baca Juga: Marc Marquez Finis Ketiga di Silverstone Meski Terjatuh: “Kami Keluarga yang Paling Beruntung”
Andrea Iannone tengah berada di persimpangan penting dalam kariernya. Jika tidak ada tawaran dari tim pabrikan yang mampu memberinya peluang meraih gelar juara dunia, maka WorldSBK 2024 bisa jadi musim terakhirnya.
Namun jika ada celah, publik mungkin masih bisa melihat aksi eksplosif sang pembalap flamboyan di lintasan hingga beberapa musim ke depan.
Editor : Miko