JP Radar Nganjuk - MotoGP Inggris 2025 di Silverstone menjadi ajang penuh drama bagi Marc Marquez.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu sempat mengalami insiden jatuh saat memimpin balapan.
Namun, keberuntungan berpihak padanya setelah bendera merah dikibarkan akibat tumpahan oli di lintasan.
Momen ini menjadi titik balik yang memungkinkan Marquez kembali ke lintasan menggunakan motor cadangan, dan akhirnya mengamankan posisi ketiga.
Terjatuh Saat Memimpin, Diselamatkan Bendera Merah
Marquez mengawali balapan dengan sangat baik dan langsung memimpin di awal lap. Sayangnya, insiden tumpahan oli membuatnya tergelincir dan kehilangan posisi.
Untungnya, insiden tersebut juga memicu bendera merah, yang memungkinkan para pembalap memulai ulang lomba.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Persembahkan Kemenangan Bersejarah untuk Aprilia di MotoGP Inggris
"Kami, keluarga Marquez, mungkin yang paling beruntung hari ini. Memang, saya melakukan kesalahan di start pertama, padahal feeling saya saat itu sangat bagus," kata Marquez.
Bendera merah tersebut memberikan kesempatan emas bagi Marquez untuk kembali ke balapan, kali ini dengan motor keduanya.
Namun, perubahan tersebut juga membawa tantangan baru karena tim memutuskan mengganti ban, termasuk menggunakan ban depan medium.
Start Kedua Tidak Semulus Harapan
Berbeda dengan start pertama yang penuh percaya diri, pada start kedua Marquez merasa tidak nyaman dengan pengaturan barunya.
Ia sempat kehilangan beberapa posisi dan harus berjuang keras untuk kembali ke posisi depan.
"Start kedua benar-benar terasa seperti bencana. Saya kehilangan posisi dan sempat frustrasi. Tapi saya mencoba untuk tidak panik dan meminimalkan masalah," ungkapnya.
Dalam balapan ulang ini, Marquez tampil lebih hati-hati dan fokus menjaga posisi.
Ia akhirnya berhasil mengalahkan Franco Morbidelli dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk mengamankan podium ketiga.
Di akhir balapan, Marquez juga menyalip Alex Marquez dan Francesco Bagnaia, yang sebelumnya berada di depannya.
"Begitu saya melihat bahwa saya sudah di depan Alex dan Pecco, saya memutuskan untuk tidak mengambil risiko. Saya hanya ingin menyelesaikan balapan dan membawa pulang poin," tambahnya.
Strategi dan Ketahanan Mental Jadi Kunci
Meski sempat terjatuh dan menghadapi berbagai tantangan teknis, keberhasilan Marc Marquez naik podium di Silverstone tak lepas dari ketahanan mental dan kecerdikan strategi tim Ducati.
Ia tahu kapan harus menyerang, dan kapan harus bermain aman.
Podium ini menjadi tambahan poin penting bagi Marquez dalam perebutan gelar MotoGP 2025, sekaligus menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu pembalap paling tangguh di grid.
Dengan performa yang makin konsisten, Marc tetap menjadi salah satu penantang serius di musim ini.
Baca Juga: Hasil MotoGP Inggris 2025: Marco Bezzecchi Menang Usai Drama Red Flag di Silverstone
Marc Marquez kembali membuktikan mental juaranya di MotoGP Inggris 2025.
Meski sempat terjatuh saat memimpin, ia bangkit dengan cepat dan menyelesaikan balapan di posisi ketiga.
Keberuntungan memang memihaknya lewat bendera merah, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana ia mampu memaksimalkan peluang yang ada.
Dengan strategi tepat dan pengambilan keputusan cerdas di saat genting, Marquez menambah koleksi podiumnya musim ini dan tetap menjaga asa dalam perburuan gelar. MotoGP 2025 masih menyisakan banyak balapan, dan Marc Marquez jelas belum habis.
Editor : Miko