Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Quartararo Akui Akhir Pekan Mugello adalah Hal yang Mengerikan

Internship Radar Kediri • Kamis, 26 Juni 2025 | 01:56 WIB
Quartararo Akui Akhir Pekan Mugello adalah Hal yang Mengerikan
Quartararo Akui Akhir Pekan Mugello adalah Hal yang Mengerikan

JP Radar Nganjuk - Fabio Quartararo menyebut MotoGP Italia pada hari Minggu sebagai “bencana” setelah merosot dari posisi keempat di grid menjadi finis ke-14.

Hal ini terjadi karena masalah grip belakang Yamaha kembali muncul di Mugello. Quartararo juga sedang mengalami cedera bahu akibat kecelakaan saat latihan bebas hari Jumat.

Namun, rasa sakit fisiknya justru dibayangi oleh buruknya performa YZR-M1 dalam kondisi panas dan grip yang rendah.

Baca Juga: Alex Marquez Soroti Duel Sengit Marc Marquez vs Bagnaia

“Hari ini bahu saya memang terasa sakit, tentu saja, tapi itu bukan masalah utama,” kata Quartararo.

“Feeling yang kami rasakan sepanjang akhir pekan ini dengan motor tidak bagus, kecuali saat FP1 dan time attack."

"Sejak Sprint kemarin, saya merasakan performa ban langsung turun. Hari ini bahkan lebih buruk. Motor kami benar-benar bencana saat grip rendah — sangat sulit dikendalikan, secara fisik juga sangat menguras tenaga,” tambahnya.

Quartararo dan Yamaha merupakan pemenang non-Ducati terakhir di Mugello, yakni saat musim juara dunianya di 2021.

Saat itu, Quartararo berada di posisi menjanjikan setelah lolos keempat di grid. Namun, kepercayaan dirinya langsung memudar setelah hanya finis di posisi ke-10 pada Sprint (+11 detik) dan ke-14 di balapan utama (+26 detik).

Baca Juga: Bezzecchi Puas Finis Lima Besar di Mugello, Meski Targetkan Podium

“Semakin panas cuacanya, grip kami semakin sedikit,” jelasnya.
“Kami tidak hanya gagal mencetak lap time yang baik, tapi juga sensasi berkendara benar-benar berbeda."

"Mari kita lihat apa yang bisa kami lakukan di balapan berikutnya. Tapi balapan kali ini benar-benar bencana,” tegas Quartararo. 

“Secara fisik, saya sudah benar-benar kehabisan tenaga, Enam lap terakhir saya mencatat waktu 1 menit 49 detik. Saya tahu ada pembalap lain yang akan menyusul, tapi saya memilih memperlambat karena saya tidak bisa mengerem dengan baik.”

Baca Juga: Alex Marquez Buktikan Kualitas, Tapi Duel Sejati Hanya Lawan Pecco

Di lap terakhir, Quartararo akhirnya disalip Miguel Oliveira dari tim Trackhouse Aprilia. Sementara rekan setimnya, Alex Rins, finis dua detik lebih lambat darinya.

“Jadi, kami harus bertanya pada diri sendiri dan mencari tahu apa yang bisa kami lakukan,” lanjut Quartararo.
“Karena saat kondisinya sulit, selisih performa kami dengan pembalap lain sangat besar."

Meski musim ini tampil lebih stabil — termasuk tiga pole position, podium di Jerez, dan sempat memimpin di Silverstone — Quartararo tak menyangka penurunan performa bisa separah ini di sirkuit yang biasanya menjadi andalannya.

Baca Juga: Quartararo Ungkap Penyebab Penampilan Buruk di Sprint MotoGP Mugello

“Saya tidak menyangka bisa meraih pole dan secepat ini dalam satu lap,” katanya.
“Tapi saya juga tidak menyangka performa kami bisa sejauh ini menurun dalam balapan — di trek yang biasanya sangat cocok dengan saya, seperti di sini.”

Baca Juga: Morbidelli Minta Maaf ke Vinales Usai Insiden Tabrakan di MotoGP Italia

 

Editor : Miko
#akhir pekan #Akui #mugello #quartararo