Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengaku sudah mengerahkan semua kemampuan untuk menyaingi Marc Marquez di Grand Prix Belanda, Minggu (29/6).
Meski gagal menang, Bezzecchi puas bisa naik podium setelah persaingan ketat sepanjang balapan.
Marquez tampil dominan di sirkuit Assen dan keluar sebagai pemenang, namun Bezzecchi sempat memberi tekanan serius di awal lomba.
Sayangnya, pada paruh kedua balapan, pembalap asal Italia itu mulai kehilangan daya saing.
“Saya sudah berikan segalanya. Di awal saya bisa menempel Marc, tapi di bagian kedua dia melaju lebih cepat. Saya benar-benar berusaha maksimal,” ujar Bezzecchi dalam wawancara After the Flag MotoGP.com.
Balapan ini terasa spesial bagi Bezzecchi karena menjadi podium ganda pertama sejak GP San Marino 2023. Ia finis ketiga di Sprint Race dan kedua di balapan utama, sekaligus meraih podium penuh pertamanya sejak menang di Silverstone Mei lalu.
Bezzecchi mengungkapkan, satu-satunya tempat yang memberinya peluang menyalip adalah tikungan terakhir.
Ia berhasil mendahului Alex Marquez dan Francesco Bagnaia di sana, tetapi tidak cukup dekat untuk menyalip Marc Marquez karena perbedaan kecepatan di sektor akhir sirkuit.
Baca Juga: Aprilia Siap Tempuh Jalur Hukum soal Kontrak Jorge Martin
Meski bangga dengan performanya di Assen, Bezzecchi menilai kemenangan di Silverstone tetap lebih istimewa.
Dengan hasil ini, Bezzecchi semakin percaya diri menyambut paruh kedua musim MotoGP 2025.
Editor : Miko