JP Radar Nganjuk - Perebutan gelar MotoGP 2025 semakin panas. Marc Marquez kini berada di jalur yang sangat mungkin membawanya ke gelar dunia ke-8 di kelas utama, yang secara otomatis membuka jalan menuju gelar ke-10 di semua kelas.
Tapi, sebuah "rencana rahasia" disebut sedang dirancang oleh Valentino Rossi untuk menggagalkan ambisi rival lamanya itu.
Sosok yang dimaksud? Bukan Francesco Bagnaia atau Jorge Martin, melainkan Pedro Acosta, pembalap muda fenomenal yang disebut-sebut akan menjadi "senjata rahasia Rossi".
Marquez dalam Performa Puncak
Marc Marquez tampil luar biasa sepanjang paruh pertama musim MotoGP 2025. Bergabung dengan tim pabrikan Ducati, Marquez mendominasi kejuaraan dan saat ini memimpin klasemen dengan selisih 68 poin atas adiknya sendiri, Alex Marquez.
Dengan hanya beberapa seri tersisa sebelum jeda musim panas, peluang Marquez mengamankan gelar dunia sangat terbuka lebar. Jika berhasil, ini akan menjadi gelar ke-8 di kelas MotoGP dan total 10 gelar di semua kelas—menyamai rekor Valentino Rossi.
Pedro Acosta, "Senjata" Valentino Rossi?
Manajer senior MotoGP Carlo Pernat mengungkapkan pandangannya bahwa Rossi tengah melihat Pedro Acosta sebagai figur kunci yang bisa "menghentikan" Marquez menambah gelar.
"Vale bisa melihat Acosta seperti dulu ia melihat Marquez: musuh muda yang bisa menggagalkan ambisi sang juara besar," ujar Pernat kepada media Italia, MOW.
Namun, untuk mewujudkan strategi ini, Rossi dan Ducati harus mengatasi satu rintangan besar: kontrak Acosta dengan KTM yang masih berlangsung hingga akhir 2026.
KTM Tak Akan Melepas Mudah
Pernat menilai bahwa menggaet Acosta ke Ducati, apalagi ke tim milik VR46, bukanlah hal sederhana.
"Kontrak Pedro bukan tipe kontrak yang mudah dibatalkan," katanya. "Banyak hal yang harus dipertimbangkan soal masa depan KTM, karena situasinya cukup kompleks."
Meskipun begitu, Pernat percaya jika ada celah, Ducati dan Rossi pasti akan menyambut Acosta dengan tangan terbuka. Terlebih, bakat Acosta sangat luar biasa dan dianggap sebagai pewaris generasi baru MotoGP.
Baca Juga: Jadwal MotoGP Jerman: Sachsenring, Tempat Suci dan Luka Lama Marc Marquez
Marquez vs Rossi: Rivalitas yang Belum Usai?
Rivalitas Rossi dan Marquez memang tak lagi terjadi di trek, tapi sepertinya masih terus berlanjut di balik layar. Setelah meninggalkan Honda dan bangkit bersama Ducati, Marquez kembali jadi ancaman serius untuk rekor-rekor lama milik Rossi.
Dengan dominasi yang sedang dibangunnya di 2025, bukan tidak mungkin Marquez akan menyamai atau bahkan melampaui capaian legendaris Rossi.
Maka tak heran, Rossi mulai memikirkan langkah-langkah strategis jangka panjang, termasuk menjadikan Acosta sebagai “tembok penghalang”.
Baca Juga: Profil Klub Baru Megawati Hangestri: Manisa BBSK, Tim Voli Putri Turki yang Siap Tembus Liga Elit
MotoGP 2025 bukan hanya soal siapa yang tercepat di lintasan, tapi juga tentang strategi dan permainan jangka panjang di balik layar.
Dan kini, nama Pedro Acosta menjadi salah satu tokoh sentral dalam “pertarungan tak langsung” antara dua legenda MotoGP: Marc Marquez dan Valentino Rossi.
Akankah rencana Rossi berhasil?
Editor : Miko