Amorim menyoroti bahwa timnya kesulitan ketika mencoba melakukan pressing tinggi. “Kami sedikit kesulitan saat coba menekan, karena mereka (Leeds) langsung mengirim bola jauh, memenangi bola kedua, dan dari situ mereka cukup berbahaya,” ujarnya kepada MUTV.
Baca Juga: Donnarumma Solusi Jangka Panjang Bayern Munich, Tak Perlu Cemas Enam Tahun ke Depan
Menurut Amorim, kurangnya pace atau kecepatan di lini tengah menjadi kendala utama dalam membangun serangan. “Anda bisa merasakannya, sulit membawa bola ke depan. Tapi kami tetap menciptakan peluang. Ini masih awal, dan ini adalah ujian pertama menghadapi sesama tim Premier League,” lanjutnya.
Hasil imbang ini menjadi pengingat akan banyaknya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Amorim, terutama usai musim terburuk United di era Premier League. Pada musim 2024/25 lalu, mereka finis di peringkat ke-15 dan gagal lolos ke Liga Champions setelah kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa.
Meskipun demikian, Amorim tetap optimis bahwa timnya akan berkembang. “Sebagai kelompok, kami masih harus banyak berkembang, terutama dalam hal tempo permainan dan detail-detail kecil. Tapi kami akan terus membaik,” tambah pelatih asal Portugal itu.
Baca Juga: De Bruyne Bangga Latihan Pakai Nomor 10 Maradona di Napoli: “Sebuah Kehormatan”
United dijadwalkan akan melanjutkan tur pramusim mereka dengan menghadapi West Ham United di MetLife Stadium, New Jersey, pada 26 Juli mendatang.
Editor : Miko