JP Radar Nganjuk – Konflik internal mengguncang kubu FC Barcelona. Kiper utama mereka, Marc-André ter Stegen, dilaporkan menolak menandatangani laporan medis terkait cedera yang dialaminya. Penolakan ini berdampak langsung pada proses pendaftaran pemain baru musim panas ini.
Menurut laporan jurnalis Spanyol, sikap Ter Stegen membuat Barcelona tidak bisa mengirimkan data medis resminya ke Komite Medis La Liga, yang seharusnya menjadi dasar agar klub bisa menggunakan 80% dari gaji sang pemain sebagai ruang dalam salary cap.
Terancam Sanksi, Barcelona Ambil Langkah Tegas
Barcelona dikabarkan geram dengan tindakan sang penjaga gawang, yang dianggap menghambat proses perekrutan pemain anyar. Klub langsung merespons dengan membuka kasus disiplin terhadap Ter Stegen, yang bisa berujung pada sanksi internal.
Manajemen Blaugrana menilai sikap Ter Stegen tidak hanya merugikan klub secara finansial, tapi juga berdampak buruk bagi rekan satu tim yang sedang menanti registrasi.
“Barcelona menilai bahwa sikap Ter Stegen telah merugikan klub dan para pemain lain,” tulis laporan tersebut.
Laporan Cedera Jadi Sumber Polemik
Laporan medis yang seharusnya menjadi dasar administratif ini berkaitan dengan kondisi Ter Stegen yang masih dalam pemulihan cedera. Namun, penolakan menandatangani dokumen resmi tersebut membuat langkah administrasi ke La Liga tertunda.
Kini, situasi di internal Barcelona memanas. Publik menanti bagaimana manajemen Xavi Roca dan pelatih Hansi Flick menanggapi masalah ini dalam waktu dekat.
Editor : Miko