Fabio Di Giannantonio harus mengakhiri balapan MotoGP Austria lebih cepat setelah motor Ducati GP25 miliknya mengalami kerusakan mesin hingga terbakar.
Meski hasilnya pahit, pembalap VR46 itu menegaskan GP25 adalah motor terbaik yang pernah ia kendarai di MotoGP.
Musim 2025 Diggia memang penuh naik-turun. Ia sudah tiga kali naik podium, pencapaian lebih baik dibanding tahun lalu ketika tidak sekali pun podium. Namun hasil balapannya masih tidak konsisten, mulai dari P3 hingga finis di luar 10 besar.
Sementara rekan Ducati lainnya tampil berbeda, Francesco Bagnaia baru sekali menang, sedangkan Marc Marquez mendominasi dengan 12 kemenangan beruntun.
Di Giannantonio kini sejajar poin dengan Franco Morbidelli dan Pedro Acosta, meski masih terdampak absennya tes pramusim karena cedera.
Meski begitu, Diggia tetap optimistis bisa tampil lebih konsisten bersama tim VR46 pada sisa musim.
Editor : Miko