Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Yeum Hye-seon Tolak Rp16 Miliar dari Red Sparks, Pilih Reuni dengan Megawati di Turki?

Jauhar Yohanis • Senin, 25 Agustus 2025 | 19:57 WIB

Photo
Photo

Dunia voli internasional kembali dihebohkan dengan kabar mengejutkan dari Korea Selatan. Kapten Red Sparks, Yaum Hayeon, resmi menolak tawaran perpanjangan kontrak supermahal yang nilainya disebut mencapai Rp8 miliar per musim. Bila dihitung dua tahun, klub bahkan sudah menyiapkan total hampir Rp16 miliar ditambah bonus loyalitas. Angka itu masuk kategori kontrak terbesar sepanjang sejarah liga voli putri Korea, KOVO.

Namun, alih-alih menandatangani perpanjangan kontrak mewah itu, sang setter justru memilih langkah mengejutkan. Ia dikabarkan siap angkat kaki dari Red Sparks untuk merapat ke klub Turki, Manisa BBSK, sekaligus bereuni dengan sahabat dekatnya, Megawati Hangestri.

Dituding Keputusan Emosional

Media Korea menilai keputusan ini bukan sekadar profesional. Ada faktor emosional yang kuat. Kedekatan Yaum dengan Megawati saat keduanya sama-sama membela Red Sparks musim lalu disebut-sebut menjadi alasan utama. Chemistry mereka di lapangan memang sudah teruji. Banyak spike keras Megawati lahir dari umpan presisi tangan dingin Yaum.

Di tubuh Red Sparks sendiri, kabar ini menimbulkan gejolak besar. Manajemen klub dikabarkan kecewa berat. Mereka merasa dikhianati setelah memberikan segalanya kepada sang kapten. “Kami sudah menaruh kepercayaan penuh, tapi dia memilih jalan lain. Ini pukulan besar,” ungkap salah satu sumber internal klub kepada media setempat.

Pilih Tantangan Baru

Dalam wawancara singkat dengan salah satu media Korea, Yaum akhirnya buka suara. Ia mengakui keputusannya penuh risiko. Namun, ada alasan kuat di balik pilihannya.
“Red Sparks sudah seperti rumah bagi saya. Tapi saya butuh tantangan baru. Saya ingin merasakan atmosfer Eropa, kerasnya Liga Turki, dan yang terpenting saya ingin kembali bermain dengan Mega,” ujar pemain 34 tahun itu.

Pernyataan tersebut sontak viral di media sosial. Fans pun terbelah. Sebagian mendukung langkah berani kapten Red Sparks, namun tidak sedikit pula yang menudingnya sebagai pengkhianatan.

Sambutan Hangat dari Turki

Sementara itu, sinyal hijau datang dari Turki. Presiden Manisa BBSK sekaligus mantan Presiden Federasi Voli Turki, Mehmed Akif Ustundag, menyebut pihaknya tak menutup pintu bagi Yaum.
“Dia salah satu setter terbaik Asia, pemimpin sejati di lapangan. Jika benar ingin datang, kami siap menyambutnya. Apalagi bila dipasangkan kembali dengan Megawati, itu bisa jadi kombinasi berbahaya,” tegasnya.

Ucapan Ustundag membuat rumor semakin liar. Media Turki bahkan mulai membicarakan duet Megawati – Yaum sebagai “duo Asia terseram” yang berpotensi mengguncang dominasi klub-klub raksasa seperti VakifBank, Fenerbahçe, hingga Eczacıbaşı.

Manisa Jadi Kuda Hitam?

Secara regulasi, peluang transfer ini cukup terbuka. Manisa BBSK, yang musim depan tampil di Kadinlar 1 Ligi (divisi dua Liga Turki), masih punya satu slot pemain asing. Saat ini mereka baru memiliki dua: Megawati dan Tanja Groser asal Jerman. Jika slot terakhir itu diisi oleh Yaum, publik menilai Manisa bisa menjelma jadi “kuda hitam” berbahaya.

Apalagi chemistry keduanya sudah terbukti di Korea. Megawati punya kekuatan luar biasa di serangan, sementara Yaum dikenal sebagai otak permainan yang jenius. Jika duet ini benar-benar terwujud, para analis yakin Manisa tak lagi sekadar tim papan tengah, melainkan ancaman serius bagi klub-klub besar.

Liga Turki Makin Panas

Jika transfer ini terealisasi, musim 2025/2026 Liga Turki diyakini bakal jadi salah satu yang paling panas dalam sejarah. Red Sparks kehilangan ikon dan kapten tim, sementara Manisa BBSK berpotensi mendapat tambahan amunisi kelas dunia.

Yaum sendiri menutup komentarnya dengan satu kalimat penuh makna.
“Saya 100 persen ingin bermain lagi dengan Megawati. Kami punya sinergi luar biasa. Saya pikir itu alasan terbesar saya,” ujarnya mantap.

Kini publik hanya bisa menunggu. Apakah benar Yaum Hayeon bakal meninggalkan zona nyamannya di Korea untuk memulai petualangan baru di Eropa bersama Megawati? Jika iya, duet keduanya bisa menjadi salah satu cerita paling menarik dalam dunia voli musim depan.

Editor : Jauhar Yohanis
#korea #Red Sparks #turki #Manisa BBSK #Yeum Hye Seon