Dalam wawancaranya dengan Tribalfootball, Heskey mengatakan Henderson bukan lagi pilihan terbaik di posisinya.
“Saya paham alasannya (pemanggilan). Tapi suatu saat, kita harus melangkah maju dan memilih pemain terbaik. Henderson bukan yang terbaik untuk posisi itu. Dia memang pemimpin, sosok yang menyatukan tim. Tapi kalau soal kualitas murni di posisi itu, saya rasa dia sudah bukan yang terbaik,” ujar Heskey.
Pemain Muda Perlu Kesempatan
Heskey menambahkan, keberadaan pemain senior seperti Henderson bisa membuat generasi baru kehilangan kesempatan untuk menjadi pemimpin di lapangan.
“Saya mengerti argumen soal kepemimpinan. Tapi kalau senior terus dipertahankan, bagaimana pemain muda bisa belajar memimpin? Mereka perlu momen ketika Henderson tidak ada, lalu berkata: ‘Sekarang giliran saya memimpin’,” katanya.
Eks striker timnas Inggris itu menekankan pentingnya memberi ruang bagi talenta muda agar mental dan tanggung jawab mereka berkembang.
Henderson, yang kini bermain untuk Sunderland, tetap menjadi bagian penting dalam skuad racikan Tuchel meski banyak pihak menilai sudah waktunya Inggris bertumpu pada generasi baru.
Editor : Miko