Marc Marquez menegaskan bahwa kemampuan beradaptasi dengan berbagai gaya balap jadi kunci dominasinya di MotoGP 2025.
Sementara Francesco Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio masih kesulitan mengekstrak performa maksimal dari Ducati GP25, Marquez justru melaju kencang.
Pembalap Lenovo Ducati itu sudah mengoleksi 25 kemenangan dari 16 seri dengan total 512 poin, lebih dari dua kali lipat milik Bagnaia (237 poin).
Angka tersebut bahkan melampaui 508 poin yang membawa Jorge Martin jadi juara musim lalu dalam 20 seri.
“Ya, itu salah satu kekuatan saya,” kata Marquez. “Saya bisa berkendara dengan pengaturan berbeda, tapi tetap meraih waktu lap yang sama. Itulah yang membuat perbedaan sepanjang musim.”
Marquez berpeluang mengunci gelar pertamanya sejak 2019 di Motegi, Jepang, akhir pekan ini. Ia hanya butuh unggul tiga poin atas sang adik, Alex Marquez.
“Motegi selalu spesial. Saya suka atmosfer dan layout sirkuitnya. Seperti biasa, kami akan melangkah selangkah demi selangkah mulai dari latihan Jumat, lalu menargetkan kompetitif di Sprint dan GP,” ujarnya.
Editor : Miko