Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Persenga Nganjuk Tidak Bisa Full Team di Babak 16 Besar Liga 4 Jatim

Karen Wibi • Senin, 19 Januari 2026 | 18:31 WIB

TANTANGAN BERAT: Pemain Persenga saat tampil di babak penyisihan. Singo Barong tak bisa tampil full team di 16 besar.
TANTANGAN BERAT: Pemain Persenga saat tampil di babak penyisihan. Singo Barong tak bisa tampil full team di 16 besar.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Persenga tidak bisa tampil full team di babak 16 besar Liga 4 Jawa Timur. Satu pemain Persenga Nganjuk dipastikan akan absen di babak 16 besar. Dia adalah Mario Ramadhan. Sejak direkrut bulan lalu, Mario masih saja bergelut dengan cedera hamstring.

 

Pelatih Persenga Nganjuk Heru Sunarno mengatakan, ada satu pemain yang dipastikan akan absen. “Kemungkinan Mario masih harus melakukan penyembuhan,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Perlu diketahui, Mario adalah rekrutan anyar Persenga di babak 32 besar lalu. Mantan pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu didatangkan untuk mengisi posisi gelandang di tubuh Persenga.

Sayangnya, setelah direkrut, Mario langsung mengalami cedera. Dia mengalami cedera hamstring. Alhasil Mario harus menepi sepanjang pertandingan di babak 32 besar.

Sedangkan hingga kemarin, kata Heru, Mario masih mengalami cedera. Dia bahkan harus dipulangkan ke Jakarta untuk melakukan pemulihan. Meski demikian Heru masih berharap ada keajaiban pada Mario. Yaitu, sembuh sebelum pertandingan babak 16 besar pada Selasa (20/1). “Kami tentu ingin Mario bergabung dengan kami. Bermain untuk Persenga di babak 16 besar,” tambahnya.

Lalu bagaimana dengan kondisi pemain lainnya? Menanggapi pertanyaan itu, Heru mengatakan dirinya sangat senang dengan kondisi fisik para pemainnya. Karena selain Mario, menurut Heru, seluruh pemain akan tersedia pada pertandingan babak 16 besar besok.

Tidak ada satu pemain yang mengalami cedera. Seluruh pemain juga dalam kondisi yang sangat fit. Ditambah, tidak ada satu pun pemain yang mendapat larangan bermain akibat menerima hukuman kartu. “Alhamdulillah seluruh pemain tersedia untuk besok selasa,” imbuh pria asal Kabupaten Jombang itu.

Agar kondisi pemain tetap fit, Heru mulai menerapkan jam malam untuk para pemain. Mereka dilarang melakukan aktifitas yang tidak berhubungan dengan pertandingan di malam hari. Sebagai gantinya, para pemain diwajibkan untuk tidur lebih awal.

Setidaknya kondisi itu sudah berlangsung sejak Sabtu kemarin (17/1). Peraturan tersebut akan diterapkan hingga Nasikin dkk menyelesaikan tiga pertandingan di babak 16 besar. “Kami ingin menghindari risiko yang bisa menyebabkan pemain kelelahan,” pungkasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#Liga 4 Jatim #persenga nganjuk #nganjuk