Hasil tersebut membuat wakil Kabupaten Nganjuk itu harus kembali berkompetisi di Liga 4 Jawa Timur pada musim depan. Meski gagal meraih tiket promosi, perjalanan Persenga musim ini tetap mendapat apresiasi karena berhasil mencatatkan pencapaian terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Dua Kekalahan Akhiri Mimpi Promosi
Wakil Manajer Persenga Nganjuk Budiono mengakui hasil tersebut menjadi pukulan bagi tim yang sejak awal menargetkan promosi ke Liga 3 Nasional.
Setelah mengalami dua kekalahan di babak 32 besar, peluang Persenga untuk melanjutkan perjalanan di putaran nasional otomatis tertutup.
"Sangat disayangkan perjalanan Persenga harus usai di sini," ujarnya.
Kegagalan tersebut membuat Persenga harus mengubur impian tampil di kompetisi yang lebih tinggi musim depan.
Catatan Positif Persenga Musim Ini
Meski gagal promosi, Budiono menilai performa Persenga musim ini jauh lebih baik dibandingkan musim lalu.
Pada kompetisi Liga 4 Jawa Timur musim sebelumnya, Persenga hanya mampu melangkah hingga babak 16 besar. Namun musim ini, tim asal Nganjuk tersebut berhasil menembus putaran nasional dan menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Pencapaian itu menjadi bukti bahwa proses pembinaan dan pembentukan tim mulai menunjukkan hasil positif.
Sempat Jadi Juara Grup di Babak 64 Besar
Perjalanan Persenga menuju putaran nasional tidak berlangsung mudah.
Skuad yang diperkuat Nasikin dan kolega mampu tampil impresif sejak fase awal kompetisi. Bahkan Persenga berhasil keluar sebagai juara grup pada babak 64 besar Liga 4 Nasional.
Keberhasilan tersebut sempat membuka harapan besar bagi suporter untuk melihat Persenga melangkah lebih jauh dan meraih tiket promosi.
Sayangnya, performa apik tersebut tidak mampu dipertahankan saat memasuki fase gugur babak 32 besar.
Rekor Baru untuk Laskar Singo Barong
Meski harus tersingkir lebih awal dari target yang ditetapkan, Persenga tetap mencatatkan prestasi yang layak diapresiasi.
Menurut Budiono, lolos hingga babak 32 besar putaran nasional merupakan pencapaian terbaik yang berhasil diraih tim musim ini.
"Persenga sudah mencatatkan rekor di musim ini. Lolos hingga babak 32 besar di putaran nasional," katanya.
Pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi kompetisi musim depan.
Nasib Tim Akan Dibahas dalam Rapat Internal
Setelah dipastikan gagal promosi, manajemen Persenga akan segera menggelar rapat evaluasi.
Rapat tersebut akan membahas berbagai aspek, termasuk komposisi pemain, jajaran pelatih, hingga rencana mempertahankan skuad yang ada untuk musim depan.
Keputusan terkait kelanjutan tim musim ini juga akan ditentukan dalam pertemuan internal tersebut.
Evaluasi menyeluruh dinilai penting agar Persenga dapat mempersiapkan diri lebih baik menghadapi kompetisi berikutnya.
Target Musim Depan Tetap Promosi
Meski gagal mencapai target pada musim ini, manajemen Persenga memastikan ambisi promosi belum berubah.
Budiono menegaskan target utama tim pada musim depan tetap sama, yakni menembus Liga 3 Nasional.
Manajemen berharap pengalaman berharga yang diperoleh musim ini dapat menjadi bekal untuk tampil lebih kompetitif pada kompetisi mendatang.
"Kami berjanji akan tampil lebih baik di musim depan," tegasnya.
Dukungan Suporter Jadi Modal Berharga
Perjalanan Persenga hingga putaran nasional tidak lepas dari dukungan para suporter yang setia mendampingi tim sepanjang musim.
Meski gagal meraih promosi, pencapaian musim ini menunjukkan bahwa Persenga memiliki fondasi yang cukup kuat untuk berkembang.
Dengan evaluasi yang tepat dan persiapan lebih matang, peluang Laskar Singo Barong untuk mewujudkan mimpi promosi pada musim depan masih terbuka lebar.
Kesimpulan
Persenga Nganjuk harus mengakhiri perjuangan di Liga 4 Nasional setelah gagal lolos dari babak 32 besar. Dua kekalahan yang dialami membuat Laskar Singo Barong dipastikan kembali berlaga di Liga 4 Jawa Timur musim depan. Meski demikian, pencapaian menembus putaran nasional dan babak 32 besar menjadi catatan positif yang bisa menjadi modal untuk bangkit dan mengejar target promosi ke Liga 3 pada musim berikutnya.
Editor : Miko