Radar Nganjuk - Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Kroasia tak hanya diwarnai kemenangan dramatis Selecao dengan skor 2-1, tetapi juga insiden yang melibatkan suporter. Pertandingan sempat terhenti setelah sejumlah penonton melempar botol dan kaleng ke dalam lapangan menyusul keputusan kontroversial dari wasit.
Insiden tersebut terjadi setelah Video Assistant Referee (VAR) membatalkan sebuah gol karena pemain dinyatakan berada dalam posisi offside.
Gol Dianulir Usai Tinjauan VAR
Ketegangan memuncak ketika wasit meninjau tayangan ulang melalui VAR. Setelah pemeriksaan selesai, gol yang sempat membuat stadion bergemuruh akhirnya dianulir karena offside.
Keputusan tersebut memicu protes keras dari sebagian suporter yang hadir di stadion.
Suporter Lempari Lapangan
Tak lama setelah gol dibatalkan, sejumlah penonton melemparkan botol minuman dan kaleng ke area lapangan. Benda-benda tersebut berserakan di dekat garis tepi lapangan sehingga pertandingan sempat dihentikan sementara.
Petugas keamanan bersama ofisial pertandingan kemudian bergerak membersihkan lapangan sebelum laga dapat kembali dilanjutkan.
Pertandingan Kembali Dilanjutkan
Setelah kondisi lapangan dinyatakan aman, pertandingan kembali berjalan. Insiden tersebut tidak mengubah hasil akhir pertandingan, di mana Portugal berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Kroasia untuk memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Penyelenggara diperkirakan akan melakukan evaluasi terkait insiden pelemparan benda ke lapangan karena tindakan tersebut membahayakan pemain, ofisial, maupun perangkat pertandingan.
Editor : Miko