Megawati Debut Bersama Hillstate, Langsung Dihadang Juara V-League
RADAR NGANJUK — Petualangan baru Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea Selatan akan dimulai dengan ujian yang tidak ringan. Bersama Hyundai Hillstate, pevoli asal Indonesia itu langsung harus menghadapi GS Caltex Seoul KIXX pada KOVO Cup 2026.
Hyundai Hillstate tergabung di Grup B bersama GS Caltex Seoul KIXX dan Expressway Hi-Pass. Pertandingan menghadapi GS Caltex menjadi salah satu laga yang paling menarik karena lawan yang dihadapi merupakan juara V-League 2025/2026.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 Oktober 2026.
Baca Juga: Duel Panas Megawati vs Bukilic: Dari Teman Jadi Lawan
Bagi Megawati, laga ini menjadi kesempatan pertama untuk menunjukkan kemampuannya setelah kembali ke kompetisi voli Korea Selatan dengan seragam baru.
Selama dua musim sebelumnya, Mega memperkuat Red Sparks dan berkembang menjadi salah satu pemain asing yang mendapat perhatian besar di V-League. Kini, tantangan berbeda menantinya bersama Hyundai Hillstate.
GS Caltex Bukan Lawan Sembarangan
Menghadapi GS Caltex tentu bukan pekerjaan mudah.
Tim asal Seoul tersebut memiliki Gyselle Silva yang selama ini dikenal sebagai salah satu mesin poin berbahaya di Liga Voli Korea. Opposite asal Kuba itu menjadi salah satu tumpuan utama GS Caltex dalam membangun serangan.
Namun, Silva bukan satu-satunya ancaman.
Ada pula Thanacha Sooksod yang memperkuat GS Caltex melalui kuota Asia. Pemain asal Thailand itu sebelumnya memperkuat Expressway Hi-Pass selama tiga musim.
Kehadiran Thanacha membuat pilihan serangan GS Caltex semakin beragam. Hyundai Hillstate pun harus mampu membaca arah serangan lawan sejak awal pertandingan.
Mega Tak Sendirian
Tantangan tersebut tentu tidak akan ditanggung Megawati seorang diri.
Hyundai Hillstate juga memiliki Jordan Wilson sebagai pemain asing lainnya. Kehadirannya bisa membuat beban serangan tim tidak sepenuhnya berada di pundak Mega.
Pelatih Kang Sung-hyung juga mempunyai pekerjaan penting dalam meracik komposisi tim. Variasi serangan menjadi salah satu kunci agar Hyundai Hillstate tidak mudah dibaca oleh GS Caltex.
Baca Juga: Duel Panas Megawati vs Bukilic: Dari Teman Jadi Lawan
Apalagi, lawan datang dengan status sebagai juara V-League musim sebelumnya. Tekanan pada laga pembuka tentu akan lebih besar dibanding pertandingan biasa.
Ujian Awal Megawati
Bagi Megawati, pertandingan melawan GS Caltex dapat menjadi gambaran awal mengenai sejauh mana dirinya sudah menyatu dengan sistem permainan Hyundai Hillstate.
Perpindahan klub tentu membuat proses adaptasi kembali menjadi bagian penting. Mega harus membangun chemistry dengan setter dan rekan-rekan barunya, sekaligus memahami pola permainan yang diterapkan Kang Sung-hyung.
Jika mampu tampil konsisten menghadapi pertahanan GS Caltex, Megawati bisa memberikan sinyal positif mengenai kesiapan menghadapi musim baru.
Menariknya, pertandingan ini juga mempertemukan Mega dengan dua pemain kuota asing yang sama-sama memiliki pengalaman di Liga Voli Korea.
Karena itu, laga 16 Oktober bukan hanya soal debut pemain Indonesia bersama klub barunya. Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Megawati untuk menunjukkan bahwa dirinya tetap bisa menjadi ancaman, meski kini memakai seragam yang berbeda.
Musim baru dimulai, klub berganti, tetapi satu hal tetap sama: Megawati masih datang dengan misi mengejar kemenangan.
Editor : Miko