Smash Megawati Sudah Dikenal, Tapi Hillstate Justru Membutuhkan Hal Ini

Miko • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 00:28 WIB
Perubahan fisik Megawati jadi sorotan
Megawati Hangestri

Megawati Hangestri Tak Cuma Andalkan Smash, Blok Jadi Senjata Baru di Hillstate

Megawati Hangestri Pertiwi menghadapi tantangan baru setelah bergabung dengan Hyundai E&C Hillstate untuk kompetisi voli Korea musim 2026/2027.

Nama Megawati selama ini identik dengan serangan keras. Opposite asal Indonesia tersebut menjadi salah satu pemain yang diperhitungkan karena kemampuannya menghasilkan poin melalui smash.

Namun, peran Megawati di Hillstate diprediksi tidak berhenti sebagai mesin pencetak angka.

Pelatih Kang Sung-hyung membutuhkan kontribusi Megawati dalam sistem permainan secara menyeluruh. Salah satunya ketika Hillstate harus beralih dari bertahan ke menyerang.

Kemampuan Megawati dalam melakukan blok juga menjadi salah satu modal yang bisa dimanfaatkan Hillstate.

Dengan tinggi badan 186 sentimeter dan jangkauan block mencapai 315 sentimeter, Megawati memiliki postur yang mendukung untuk membantu pertahanan tim di depan net.

Megawati Harus Masuk ke Sistem Hillstate

Kepindahan dari Daejeon JungKwanJang Red Sparks membuat Megawati harus kembali beradaptasi.

Meski sudah memiliki pengalaman dua musim bermain di Liga Voli Korea, sistem yang diterapkan Hillstate tentu berbeda dengan klub sebelumnya.

Megawati perlu membangun chemistry dengan setter dan rekan-rekan barunya. Pada saat yang sama, ia harus memahami pola serangan sekaligus sistem pertahanan yang disiapkan Kang Sung-hyung.

Karena itu, Megawati tidak bisa hanya menunggu bola untuk kemudian menyelesaikan serangan.

Saat berada di depan net, ia dituntut mampu membaca arah serangan lawan dan mengambil posisi yang tepat untuk melakukan blok.

Blok yang efektif bisa mempersempit pilihan serangan lawan. Setelah pertahanan berhasil dilakukan, Megawati juga harus segera bersiap memasuki fase transisi ketika Hillstate mendapatkan kesempatan menyerang.

Peran seperti itu membuat permainan Megawati berpotensi berkembang menjadi lebih komplet bersama klub barunya.

Jordan Wilson Bisa Bantu Buka Ruang

Hillstate juga memiliki senjata lain di sektor serangan.

Klub tersebut mendatangkan Jordan Wilson dari Amerika Serikat. Kehadiran pemain tersebut membuat lawan tidak bisa sepenuhnya memusatkan perhatian pada Megawati.

Situasi ini berpotensi menguntungkan Megawati.

Ketika blok lawan terlalu fokus mengantisipasi serangannya, pemain lain bisa mendapatkan ruang. Sebaliknya, apabila pertahanan lawan mulai membagi fokus, Megawati berpeluang memperoleh celah untuk melepaskan serangan.

Keseimbangan inilah yang menarik untuk dilihat ketika Hillstate mulai menjalani pertandingan kompetitif.

Bukan hanya soal berapa banyak poin yang dicetak Megawati, tetapi juga bagaimana keberadaannya memengaruhi permainan tim secara keseluruhan.

KOVO Cup Jadi Panggung Pembuktian

KOVO Cup 2026 akan menjadi kesempatan pertama bagi Kang Sung-hyung untuk menguji formula barunya bersama Megawati.

Hyundai Hillstate tergabung di Grup B bersama Korea Expressway Hi-Pass dan GS Caltex Seoul KIXX.

Hillstate dijadwalkan menghadapi Hi-Pass pada 14 Oktober 2026 sebelum bertemu GS Caltex dua hari kemudian, 16 Oktober.

Dua pertandingan tersebut bisa menjadi gambaran awal sejauh mana Megawati mampu beradaptasi dengan sistem permainan Hillstate.

Bagi Megawati, KOVO Cup juga menjadi panggung untuk membuktikan bahwa dirinya bukan hanya pemain dengan smash keras.

Kemampuan menyerang, melakukan blok, membaca permainan, hingga menjalankan transisi akan menjadi bagian penting dari tugasnya.

Jika mampu menjalankan berbagai peran tersebut secara konsisten, Megawati bukan hanya memberikan Hillstate tambahan mesin poin.

Ia juga bisa menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim, terutama ketika pertandingan memasuki situasi-situasi krusial di depan net.

Editor : Miko
Hyundai Hillstate KOVO Cup 2026 Liga Voli Korea Jordan Wilson Megawati Hangestri