Jejak Megawati Hangestri di Luar Negeri, 5 Klub Pernah Jadi Pelabuhan Megatron
RADAR NGANJUK - Megawati Hangestri Pertiwi akan kembali meramaikan persaingan Liga Voli Putri Korea Selatan pada musim 2026/2027.
Namun kali ini, pevoli asal Jember, Jawa Timur, tersebut tidak lagi mengenakan seragam Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Megawati memilih melanjutkan karier bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Kepindahan tersebut sekaligus memperpanjang perjalanan internasional Megawati yang sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum dirinya dikenal luas di V-League.
Sebelum menjadi salah satu pemain asing yang diperhitungkan di Korea Selatan, Megawati sudah mencicipi kompetisi di sejumlah negara.
Jika ditarik dari awal kariernya di luar Indonesia, setidaknya ada lima klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Megawati hingga sekarang.
1. Supreme Chonburi-E.Tech
Thailand menjadi negara pertama yang disambangi Megawati dalam petualangan profesionalnya di luar Indonesia.
Pada 2021, Megawati memperkuat Supreme Chonburi-E.Tech di Liga Voli Putri Thailand.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam karier internasionalnya. Megawati mulai merasakan atmosfer kompetisi di luar negeri sekaligus berhadapan dengan pemain-pemain dari negara lain.
Dari Thailand, perjalanan Megawati kemudian berlanjut ke negara Asia Tenggara lainnya.
2. Ha Phu Thanh Hoa
Pada 2022, Megawati mencoba tantangan baru di Vietnam.
Ia bergabung dengan Ha Phu Thanh Hoa untuk berkompetisi di Liga Voli Putri Vietnam.
Thailand dan Vietnam menjadi dua negara pertama yang memberikan pengalaman kepada Megawati untuk bermain di luar Indonesia.
Dua pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal berharga ketika kesempatan yang lebih besar datang dari Korea Selatan.
3. Daejeon JungKwanJang Red Sparks
Nama Megawati mulai semakin dikenal setelah dirinya terpilih melalui Asian Quarter Draft KOVO dan bergabung dengan Red Sparks pada musim 2023/2024.
Debutnya di Korea Selatan berjalan impresif.
Megawati langsung menjadi salah satu tumpuan serangan Red Sparks dan membantu klub asal Daejeon tersebut menembus babak playoff.
Red Sparks mengakhiri musim dengan menempati posisi ketiga.
Kontribusi tersebut membuat Red Sparks kembali mempertahankan Megawati untuk musim berikutnya.
Pada musim 2024/2025, peran Megawati semakin besar.
Ia bersama Red Sparks berhasil melangkah hingga final V-League. Meski akhirnya harus puas menjadi runner-up, perjalanan tersebut semakin mengukuhkan posisi Megawati sebagai salah satu pemain asing yang mendapat perhatian besar di kompetisi Korea Selatan.
Dua musim di Red Sparks juga membuat nama Megawati semakin dikenal oleh penggemar voli Korea maupun Indonesia.
4. Manisa Buyuksehir Belediyespor
Setelah dua musim di Korea Selatan, Megawati mencoba tantangan berbeda.
Pada 2025, ia bergabung dengan Manisa Buyuksehir Belediyespor atau Manisa BBSK di Turki.
Klub tersebut saat itu berkompetisi di Kadınlar 1. Ligi, kasta kedua Liga Voli Putri Turki, dengan ambisi mendapatkan tiket menuju Sultanlar Ligi.
Namun perjalanan Megawati di Turki berlangsung singkat.
Sebelum kompetisi Kadınlar 1. Ligi berjalan, Manisa BBSK mengakhiri kerja sama dengan Megawati pada Oktober 2025. Perpisahan tersebut disebut terjadi berdasarkan kesepakatan kedua pihak.
Meski tidak berlangsung lama, pengalaman di Turki tetap menjadi bagian dari perjalanan internasional Megawati.
Ia setidaknya telah merasakan atmosfer kompetisi Eropa setelah sebelumnya berkarier di Asia Tenggara dan Korea Selatan.
5. Hyundai E&C Hillstate
Kini, Megawati kembali ke Korea Selatan.
Pada musim 2026/2027, ia resmi menjadi bagian dari Hyundai E&C Hillstate.
Kepindahan ini menarik karena Megawati tidak kembali ke Red Sparks, klub yang selama dua musim menjadi rumahnya di Korea Selatan.
Sebaliknya, ia bergabung dengan salah satu klub yang akan menjadi pesaing Red Sparks di V-League.
Artinya, untuk pertama kalinya Megawati akan menghadapi mantan klubnya sebagai lawan di kompetisi Korea Selatan.
Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana karier Megawati berkembang secara bertahap.
Dari Thailand, Vietnam, Korea Selatan, hingga Turki, setiap persinggahan memberikan pengalaman berbeda bagi pemain yang mendapat julukan Megatron tersebut.
Kini, pengalaman itu akan dibawa Megawati ke petualangan barunya bersama Hyundai Hillstate.
Bukan lagi sebagai pemain yang baru mengenal kerasnya kompetisi luar negeri, tetapi sebagai pevoli Indonesia yang sudah memiliki pengalaman di sejumlah liga internasional.
Musim 2026/2027 pun menjadi babak baru.
Megawati harus membuktikan bahwa perjalanan panjangnya di luar negeri telah membuat dirinya menjadi pemain yang semakin matang dan komplet.
Editor : Miko