Radar Nganjuk – Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi perhatian menjelang bergulirnya KOVO Cup 2026.
Pevoli asal Indonesia tersebut membawa modal performa yang cukup meyakinkan setelah menunjukkan ketajamannya bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate dalam rangkaian pertandingan pramusim.
Performa Megawati bahkan menjadi salah satu catatan yang menarik perhatian menjelang persaingan di kompetisi Korea musim 2026/2027.
Bukan tanpa alasan. Megawati tampil produktif dalam laga Hyundai Hillstate melawan Saga Hisamitsu Springs dari Jepang. Opposite hitter asal Jember itu mencetak 38 poin dan membantu Hillstate mengamankan kemenangan 3-1.
Catatan tersebut membuat Megawati kembali mendapat sorotan sebagai salah satu pemain yang bakal menjadi tumpuan Hyundai Hillstate.
Performa Megawati Jadi Modal Penting
Megawati tidak hanya menunjukkan kemampuan mencetak angka. Dalam pertandingan melawan Saga Hisamitsu Springs, pemain berjuluk Megatron itu juga terlihat agresif dalam membangun serangan.
Hyundai Hillstate sempat kehilangan set kedua setelah menang 25-21 pada set pertama. Namun, tim asal Suwon tersebut mampu bangkit dan mengamankan dua set berikutnya dengan skor 25-19 dan 25-18.
Megawati menjadi pemain paling produktif dalam pertandingan tersebut dengan torehan 38 poin.
Catatan itu melanjutkan performa positifnya dalam rangkaian persiapan Hillstate. Sebelumnya, Megawati juga membukukan 32 poin ketika menghadapi Pilseung Wonder Dogs.
Dua penampilan tersebut setidaknya memberikan gambaran mengenai kemampuan Megawati dalam beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Bukan Sekadar Andalkan Kekuatan Spike
Salah satu hal menarik dari penampilan Megawati adalah kemampuannya menjaga agresivitas ketika mendapat banyak bola.
Sebagai opposite hitter, beban mencetak angka tentu cukup besar. Apalagi Hyundai Hillstate memiliki target tinggi pada musim baru setelah mendatangkan Megawati untuk memperkuat sektor serangan.
Pelatih Saga Hisamitsu Springs, Kumi Nakada, bahkan memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Megawati. Ia menilai kemampuan pemain Indonesia tersebut sudah cukup untuk dipertimbangkan bermain di kompetisi dengan level lebih tinggi, termasuk Italia atau Turki.
Penilaian tersebut tentu menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Megawati.
Meski demikian, performa di laga persahabatan tetap tidak bisa dijadikan patokan mutlak untuk perjalanan satu musim penuh.
KOVO Cup Jadi Panggung Berikutnya
Kini perhatian mulai diarahkan kepada KOVO Cup 2026.
Ajang tersebut menjadi salah satu kesempatan penting bagi Megawati untuk memperlihatkan kemampuannya dalam pertandingan kompetitif bersama Hyundai Hillstate.
Megawati sebelumnya sudah memiliki pengalaman di Liga Voli Korea ketika memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Karena itu, atmosfer kompetisi Korea bukan sesuatu yang benar-benar asing baginya.
Yang berbeda adalah seragam dan lingkungan baru.
Bersama Hyundai Hillstate, Megawati akan menjadi bagian dari proyek baru yang juga diperkuat sejumlah pemain penting. Adaptasi dengan setter dan sistem permainan menjadi salah satu faktor yang bakal menentukan seberapa besar pengaruhnya di lapangan.
KOVO Cup pun bisa menjadi panggung untuk melihat sejauh mana Megawati sudah menyatu dengan pola permainan Hillstate.
Jika performa pramusim menjadi gambaran awal, Megawati memiliki alasan untuk datang ke KOVO Cup dengan kepercayaan diri tinggi.
Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai ketika pertandingan kompetitif berlangsung.
Bagi Megawati, KOVO Cup bukan sekadar turnamen pemanasan. Ajang tersebut dapat menjadi kesempatan pertama untuk menjawab ekspektasi besar yang muncul setelah dirinya kembali ke Liga Voli Korea.
Dan kali ini, Megatron datang dengan seragam Hyundai Hillstate.
Editor : Miko