Jadi Rebutan di Pasar Motor Bekas
Pasar sepeda motor matik bongsor di Indonesia kembali bergairah. Menariknya, perhatian para pemburu kendaraan roda dua saat ini sedang tertuju pada satu nama populer: Yamaha NMAX Generasi Kedua (lansiran tahun 2020 hingga awal 2024).
Bukannya sepi peminat setelah peluncuran versi "Turbo" terbaru, NMAX Gen 2 justru semakin dicari orang di berbagai ruang pamer motor bekas (showroom).
Permintaan yang melonjak tinggi ini otomatis membuat harga sekennya di pasaran tergolong sangat gelap dan stabil.
Tiga Alasan Utama Mengapa NMAX Gen 2 Begitu Memikat
Ada beberapa faktor kuat yang membuat para pengendara komuter maupun pencinta turing lebih memilih meminang generasi kedua ini dibanding opsi lainnya:
- Desain Dinamis yang Belum Ketinggalan Zaman: Bentuk bodi NMAX Gen 2 dianggap sebagai salah satu desain paling proporsional. Lekukannya terlihat elegan namun tetap sporty, sangat cocok untuk mendongkrak rasa percaya diri pengendaranya di jalan raya.
- Konektivitas Pintar Y-Connect: Generasi ini menjadi pionir teknologi yang bisa menghubungkan sepeda motor langsung ke ponsel pintar pengendara. Fitur ini memudahkan pengguna untuk memantau lokasi parkir, konsumsi bahan bakar, hingga notifikasi pesan yang masuk di layar panel instrumen.
- Performa Mesin VVA yang Teruji Tangguh: Dapur pacu 155 cc dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) milik Gen 2 dinilai sangat bandel dan minim drama. Karakter mesinnya responsif di putaran atas namun tetap efisien untuk penggunaan harian di tengah kemacetan kota.
Berapa Pasaran Harganya Saat Ini?
Bagi Anda yang berniat berburu unitnya di pasaran, berikut adalah estimasi harga referensi untuk kondisi fisik mulus dan surat-surat lengkap:
NMAX Gen 2 Tipe Standar: Berada di kisaran Rp22.500.000 hingga Rp25.000.000, tergantung tahun perakitan dan jarak tempuh (odometer).
NMAX Gen 2 Tipe Connected / ABS: Bertengger di angka Rp25.500.000 hingga Rp28.500.000 karena modal fiturnya yang jauh lebih komplet.
Sebelum menyerahkan uang kepada penjual, pastikan Anda memeriksa area ketegangan rantai keteng (suara mesin kanan) dan memeriksa keempukan suspensi belakang agar tidak perlu keluar biaya servis tambahan yang besar pasca-pembelian.
Editor : Miko