Solarky Sun V menjadi salah satu mobil listrik yang mencuri perhatian di Indonesia karena menawarkan konsep yang berbeda. Ukurannya mungil, bobotnya ringan, dan bagian atapnya dilengkapi panel surya yang dapat membantu menambah energi baterai.
Mobil ini merupakan produk Solarky Mobility Technologies dan dipasarkan di Indonesia melalui kerja sama dengan PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Sun V dirancang sebagai kendaraan listrik untuk mobilitas perkotaan dengan kebutuhan daya yang relatif rendah.
Baterai LFP 10,2 kWh
Solarky Sun V menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas sekitar 10,2 kWh. Baterai tersebut bekerja pada tegangan 76,8 volt dan menjadi sumber tenaga utama motor listriknya.
Dengan baterai tersebut, Sun V diklaim mampu menempuh perjalanan hingga sekitar 151 kilometer dalam kondisi pengujian tertentu. Salah satu sumber mencatat angka tersebut menggunakan siklus NEDC.
Motor Listrik 15 kW dan RWD
Untuk penggeraknya, Sun V menggunakan motor listrik yang menghasilkan tenaga sekitar 15 kW atau 20 PS dengan torsi 85 Nm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD). Kecepatan maksimumnya mencapai 80 km/jam.
Dengan karakter tersebut, Sun V memang lebih cocok diposisikan sebagai kendaraan untuk mobilitas perkotaan. Mobil ini tidak mengejar performa tinggi, melainkan menawarkan kendaraan kecil yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Atap Panel Surya Jadi Daya Tarik Utama
Bagian paling menarik dari Solarky Sun V tentu saja panel suryanya.
Panel monokristalin pada bagian atap memiliki luas sekitar 1,6 meter persegi dalam posisi normal. Saat mobil diparkir, panel tersebut dapat diperluas hingga sekitar 3,2 meter persegi.
Dalam kondisi matahari yang ideal, sistem tersebut diklaim dapat memberikan tambahan jarak tempuh sekitar 50–55 kilometer per hari.
Namun, angka tersebut merupakan klaim dalam kondisi tertentu. Hasil nyata tetap bergantung pada intensitas matahari, durasi paparan, cuaca, dan kondisi kendaraan.
Jadi, panel surya pada Sun V lebih tepat dipahami sebagai sumber energi tambahan, bukan berarti mobil bisa sepenuhnya mengandalkan matahari tanpa melakukan pengisian baterai melalui sumber listrik.
Pengisian Baterai Sekitar 7–8 Jam
Selain mendapatkan energi dari panel surya, baterai Sun V juga dapat diisi melalui pengisian listrik AC.
Data yang dipublikasikan paultan.org menyebut sistem pengisian AC-nya menerima daya maksimal sekitar 1,35 kW, dengan waktu pengisian penuh sekitar 7–8 jam.
Angka ini memang tidak ditujukan untuk pengisian cepat seperti yang ditemukan pada mobil listrik berukuran lebih besar. Konsep Sun V lebih mengarah pada kendaraan yang bisa diisi ketika malam hari dan kemudian mendapatkan tambahan energi dari matahari saat digunakan atau diparkir pada siang hari.
Bodinya Sangat Kompak
Ukuran menjadi salah satu keunggulan Sun V untuk penggunaan di perkotaan.
- Spesifikasi Solarky Sun V
- Panjang 3.150 mm
- Lebar 1.491 mm
- Tinggi 1.700 mm
- Jarak sumbu roda 2.070 mm
- Ground clearance 190 mm
- Bobot kosong sekitar 660 kg
- Kapasitas 4 penumpang
- Motor 15 kW / 20 PS
- Torsi 85 Nm
- Penggerak RWD
- Kecepatan maksimum 80 km/jam
- Baterai LFP 10,2 kWh
- Jarak tempuh hingga sekitar 151 km
- Panel surya sekitar 1,6–3,2 m²
Dimensi yang kecil dan bobot sekitar 660 kg membuat Sun V jauh lebih ringan dibandingkan kebanyakan mobil listrik penumpang. Konstruksi aluminium dan penggunaan panel bodi ringan turut membantu menekan bobot kendaraan.
Solarky Sun V Cocok untuk Siapa?
Dengan karakter seperti itu, Sun V lebih masuk akal untuk konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik harian di kawasan perkotaan.
Mobil ini menarik bagi pengguna yang:
- sering bepergian dalam jarak pendek
- membutuhkan kendaraan berukuran kecil
- ingin biaya operasional kendaraan listrik yang relatif rendah
- memiliki tempat parkir yang memungkinkan kendaraan mendapatkan sinar matahari
dan tertarik dengan teknologi solar charging.
Sebaliknya, Sun V bukan pilihan ideal bagi konsumen yang membutuhkan mobil untuk perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi.
Harga Solarky Sun V
Di Indonesia, Solarky Sun V disebut dipasarkan di kisaran Rp159 juta hingga sekitar Rp165 juta, tergantung informasi dan skema penjualan yang digunakan. Beberapa laporan sebelumnya juga menyebut harga sekitar Rp159 juta.
Dengan harga tersebut, Sun V mencoba masuk ke ceruk yang cukup menarik: mobil listrik kecil dengan harga lebih terjangkau dan teknologi panel surya sebagai nilai tambah.
Bukan Sekadar Mobil Listrik Mungil
Solarky Sun V menarik bukan karena memiliki tenaga besar atau baterai berkapasitas jumbo. Justru kesederhanaannya yang menjadi daya tarik.
Mobil ini membawa konsep berbeda: baterai kecil, bodi ringan, kebutuhan energi rendah, dan tambahan energi dari matahari.
Jika teknologi solar charging-nya dapat bekerja optimal dalam penggunaan sehari-hari, Sun V berpotensi menjadi alternatif menarik untuk mobilitas perkotaan di Indonesia.
*Spesifikasi teknis dan klaim jarak tempuh tetap perlu dilihat sebagai data pabrikan/sumber publik dan dapat berbeda berdasarkan kondisi penggunaan nyata.
Editor : Miko