RADAR NGANJUK - Persaingan di kelas skutik premium 150-160 cc terus menarik perhatian. Dua model yang kerap dibandingkan adalah Honda PCX 160 dan Yamaha NMAX Neo.
Keduanya sama-sama menyasar pengguna yang membutuhkan skutik untuk mobilitas harian, tetapi memiliki karakter mesin dan teknologi yang berbeda.
Honda mengandalkan mesin 160 cc dengan teknologi eSP+, sedangkan NMAX Neo menggunakan mesin 155,09 cc Blue Core dengan VVA. Di atas kertas, PCX 160 memiliki kapasitas mesin dan tenaga maksimum yang sedikit lebih besar.
Lalu, bagaimana perbedaan karakter keduanya saat digunakan?
PCX 160 dan NMAX Neo Sama-sama Punya Andalan
Honda PCX 160 menggunakan mesin 160 cc 4-katup eSP+. Teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya Honda menghadirkan mesin yang responsif sekaligus halus untuk kebutuhan berkendara sehari-hari.
Sementara itu, Yamaha NMAX Neo dibekali mesin Blue Core 155,09 cc dengan konfigurasi SOHC, 4 katup, dan VVA. Spesifikasi resmi Yamaha mencatat tenaga maksimum 11,3 kW atau 15,4 PS pada 8.000 rpm, dengan torsi maksimum 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
Perbedaan kapasitas mesin tidak serta-merta membuat salah satunya unggul dalam semua kondisi. Karakter mesin, bobot motor, pengaturan CVT, hingga respons putaran mesin juga ikut menentukan rasa berkendara.
Perbandingan Spesifikasi Mesin
Secara umum, berikut gambaran dua mesin tersebut:
| Komponen | Honda PCX 160 | Yamaha NMAX Neo |
|---|---|---|
| Teknologi | eSP+ | Blue Core + VVA |
| Kapasitas | 160 cc | 155,09 cc |
| Konfigurasi | 4-katup | SOHC 4-katup |
| Tenaga maksimum | Hingga sekitar 16 PS* | 15,4 PS / 11,3 kW |
| Torsi maksimum | Bergantung spesifikasi pasar/versi | 14,2 Nm / 6.500 rpm |
*Angka tenaga PCX 160 mengikuti spesifikasi/model yang dirujuk dan dapat berbeda menurut pasar atau pembaruan produk.
Dengan selisih tenaga maksimum yang tidak terlalu jauh, konsumen sebaiknya tidak hanya melihat angka pada brosur ketika menentukan pilihan.
Karakter eSP+ Honda PCX 160
Mesin eSP+ pada PCX 160 mengedepankan respons yang halus dan linear.
Karakter seperti ini terasa relevan ketika motor digunakan menghadapi lalu lintas perkotaan yang sering berubah-ubah. Pengendara harus berulang kali membuka dan menutup gas, berhenti di lampu merah, kemudian kembali berakselerasi.
PCX 160 juga memiliki karakter yang cocok bagi pengendara yang lebih menyukai respons mesin yang halus daripada sensasi tarikan yang agresif.
Dengan kapasitas mesin sedikit lebih besar, PCX 160 memiliki keuntungan dari sisi volume silinder. Namun, performa di jalan tetap dipengaruhi banyak faktor lain sehingga selisih spesifikasi tersebut tidak otomatis terasa besar dalam setiap kondisi berkendara.
Blue Core VVA Yamaha NMAX Neo
Yamaha NMAX Neo menggunakan mesin Blue Core 155,09 cc dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Yamaha menjelaskan VVA digunakan untuk menjaga karakter tenaga mesin pada rentang putaran yang berbeda, karena kebutuhan mesin pada putaran rendah dan tinggi memang tidak sama.
Pada NMAX Neo, mesin menghasilkan 15,4 PS pada 8.000 rpm dan torsi 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
Teknologi VVA membuat karakter mesin 155 cc tersebut tetap memiliki respons yang baik ketika putaran mesin meningkat. Ini menjadi salah satu nilai jual NMAX bagi pengendara yang menyukai karakter berkendara lebih responsif.
Yang perlu dibedakan, NMAX Neo tidak menggunakan YECVT. Yamaha mencantumkan mesin 155 cc Blue Core VVA untuk varian Neo, sedangkan YECVT digunakan pada varian NMAX “TURBO”.
Mana yang Lebih Cocok untuk Harian?
Untuk penggunaan sehari-hari di dalam kota, baik PCX 160 maupun NMAX Neo memiliki karakter yang sama-sama masuk akal.
PCX 160 lebih menarik bagi konsumen yang mengutamakan kapasitas mesin lebih besar dan karakter penyaluran tenaga yang halus.
Sementara NMAX Neo menawarkan mesin 155,09 cc dengan VVA yang menjaga karakter tenaga pada rentang putaran yang lebih luas. Bagi pengendara yang menyukai respons mesin lebih terasa ketika putaran meningkat, karakter ini bisa menjadi daya tarik tersendiri.
Jadi, menentukan pemenang hanya dari angka tenaga sebenarnya kurang tepat.
Untuk pemakaian harian, kenyamanan, posisi berkendara, bobot motor, respons CVT, konsumsi bahan bakar, fitur, hingga jaringan servis justru perlu ikut dipertimbangkan.
Pada akhirnya, PCX 160 dan NMAX Neo menawarkan pendekatan yang berbeda. PCX 160 menarik dari sisi kapasitas mesin dan karakter yang halus, sedangkan NMAX Neo mengandalkan Blue Core VVA untuk menghasilkan karakter tenaga yang tetap responsif di berbagai putaran.
Editor : Miko